Jurusan Kedokteran Masih Jadi Primadona Calon Mahasiswa Baru
- 27 Jun 2025 13:40 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Jurusan Kedokteran masih menjadi primadona setiap tahun saat penerimaan mahasiswa baru, jurusan kedokteran menjadi salah satu program studi yang paling diburu oleh calon mahasiswa baru.
Hingga tahun 2025, jurusan kedokteran selalu masuk dalam tiga besar prodi yang paling diincar dan diminati walaupun memiliki persaingan yang ketat dan hasil diterimanya juga sangat kecil. Misalnya, seperti di Universitas Gadjah Mada yang mendaftar jurusan kedokteran bisa mencapai hampir 4.000 peserta walaupun hanya 50 kursi yang tersedia.
Bisa dikatakan 1 peserta bersaing dengan 73 peserta lain agar bisa mendapatkan 1 kursi. Jika dipersentasekan keketatan jurusan kedokteran hanya 2 hingga 5% saja yang lulus dari banyaknya jumlah pendaftar.
Alasan yang membuat jurusan kedokteran ini masih sangat diminati karena tidak sedikit calon mahasiswa baru terdorong untuk menolong sesame manusia. Selain itu dikalangan masyarakat, profesi dokter dianggap mulia dan dihormati. Peran dokter sangat penting dalam edukasi kesehatan dan menyelamatkan nyawa seseorang. Selain itu jenjang karirnya pun panjang karena pasti dibutuhkan di kota besar dan daerah yang jauh dari perkotaan.
Dibalik hal yang menjanjikan, ada tantangan besar yang harus dilalui mulai dari kurikulum akademik yang berat selama masa pekuliahan. Dimulai dari mempelajari ilmu dasar medis atau tahap pre klinik, setelah itu dilanjutkan masa koas (co-assistant) selama 2 tahun dengan praktik langsung di rumah sakit.
Selanjutnya untuk mendapatkan gelar depan maka harus mengikuti ujian kompetensi dokter atau UKMPPD dan menjalani masa internship selama 1 tahun. Tantangan lain yakni biaya Pendidikan jurusan kedokteran juga tidak murah. Calon mahasiswa kedokteran harus siap mental dan finansial serta komitmen belajar tinggi untuk melayani.
“Butuh fokus belajar selama satu tahun penuh untuk bisa lolos lewat jalur ujian tulis masuk jurusan Kedokteran”, kata Ahmad, Mahasiswa Jurusan Kedokteran salah satu Perguruan Tinggi Negeri.
Menurut Ahmad, setelah masuk pun masih harus belajar ekstra karena ada banyak materi yang dipelajari lebih jauh lagi mulai dari kemampuan medis dasar, anatomi, fisiologi, biokimia, histologi, patologi, dan masih banyak lagi. (Masrur Adiputra)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....