Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Bernilai
- 08 Mei 2025 09:37 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Mengolah sampah organik menjadi kompos merupakan langkah sederhana namun efektif dalam mengurangi limbah rumah tangga dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Dengan memanfaatkan sisa makanan, dedaunan, dan limbah organik lainnya, masyarakat dapat menghasilkan pupuk alami yang bermanfaat bagi pertanian dan kebun rumah.
Proses pengomposan melibatkan penguraian bahan organik oleh mikroorganisme, menghasilkan kompos yang kaya akan nutrisi. Menurut Chairina (2019), pengolahan sampah organik menjadi kompos berguna untuk meningkatkan produksi di bidang pertanian, meningkatkan kualitas tanah, dan mengurangi polusi.
Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah penggunaan Effective Microorganisms (EM4) untuk mempercepat proses pengomposan dalam kondisi aerob. Mikroorganisme yang terkandung dalam EM4 memberikan pengaruh yang baik terhadap kualitas pupuk organik, mempercepat dekomposisi, dan meningkatkan kandungan nutrisi dalam kompos.
Selain manfaat lingkungan, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga memiliki nilai ekonomi. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan sendiri atau dijual, memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat. Menurut Puger (2010), pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan melalui fermentasi aerob dengan bantuan EM4, menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.
"Sampah limbah rumah tangga daripada kita buang, lebih baik dimanfaatkan saja menjadi kompos. Lumayan tidak perlu beli pupuk lagi dan bisa menghemat uang," ujar Safriani, warga G.Obos Palangka Raya.
Dengan demikian, mengolah sampah organik menjadi kompos tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Langkah sederhana ini dapat diterapkan oleh setiap rumah tangga, berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....