Salvator Mundi, Lukisan Termahal di Dunia Karya Leonardo da Vinci
- 02 Jan 2025 09:36 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Leonardo da Vinci, seorang seniman jenius dari era Renaissance, kembali menjadi sorotan dengan karyanya yang berjudul Salvator Mundi. Lukisan ini dinobatkan sebagai karya seni termahal di dunia setelah terjual dengan harga fantastis, yakni 450,3 juta dolar Amerika (sekitar 7 triliun rupiah) dalam sebuah lelang di Christie's pada tahun 2017. Capaian ini mencatatkan sejarah baru di dunia seni dan menunjukkan daya tarik abadi dari karya maestro besar tersebut.
Salvator Mundi, yang berarti "Juru Selamat Dunia", menggambarkan sosok Yesus Kristus memegang bola kristal di tangan kiri, sementara tangan kanannya memberi tanda berkat. Karya ini menonjolkan teknik melukis sfumato khas Leonardo yang menghadirkan transisi halus antara warna dan bayangan. Lukisan ini sempat hilang selama berabad-abad sebelum ditemukan kembali pada awal abad ke-21 dan melalui berbagai proses atribusi hingga diyakini sebagai karya asli Leonardo.
Meski diakui sebagai karya masterpiece, keaslian Salvator Mundi sebagai karya Leonardo sepenuhnya masih menuai kontroversi. Beberapa ahli seni berpendapat bahwa lukisan tersebut mungkin telah dikerjakan ulang oleh murid-murid Leonardo, sehingga hanya sebagian elemen yang langsung dikerjakan oleh sang maestro. Namun, statusnya sebagai salah satu karya paling berharga tetap tidak tergoyahkan.
Pembeli Salvator Mundi adalah Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi. Setelah pembelian itu, lukisan ini direncanakan untuk ditampilkan di Museum Louvre Abu Dhabi. Namun, hingga kini, Salvator Mundi belum dipublikasikan secara resmi, yang semakin memicu rasa penasaran publik terhadap keberadaan dan kondisi karya seni ini.
Popularitas Salvator Mundi menegaskan pengaruh Leonardo da Vinci dalam dunia seni yang masih bertahan hingga lebih dari lima abad setelah kematiannya. Selain Mona Lisa, Salvator Mundi menjadi simbol abadi dari kejeniusan dan kreativitas Leonardo yang tak lekang oleh waktu. Karya ini juga menjadi pengingat betapa seni klasik memiliki nilai sejarah dan budaya yang tak ternilai, melampaui batas-batas materi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....