Masyarakat Adat Kelola Hutan Dengan Bijak
- 08 Agt 2025 12:55 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Kawasan hutan yang sangat luas di Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk dikembangkan agar memiliki nilai ekonomis tinggi yang menguntungkan bagi masyarakat sekitarnya tanpa harus merusak hutan tersebut.
Demikian dikemukakan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Dayak Kalimantan Tengah Yoga Adi Saputra masuk dalam kawasan hutan saat Dialog interaktif Kalteng Menyapa di RRI Palangka Raya, dengan Topik : Aksi Nyata Jaga Hutan dari desa Untuk Dunia, Kamis (7/8/2025).
Menurut Yoga Adi Saputra Sebagian hutan tersebut masuk dalam kawasan hutan adat yang diharapkan bisa diberdayakan oleh masyarakat adat setempat. Pihaknya telah melakukan pemetaan kawasan wilayah adat dan menuliskan asal usul sejarah masyarakat adat setempat.
"Sehingga mereka bisa mengelola hutan adat tersebut dengan baik dan Lestari sesuai dengan pengetahuan dan kearifan lokal Masyarakat setempat," kata Yoga.
Selama bebeberapa tahun berjuang mulai tahun 2010 sampai sekaang akhirnya terdapat 23 komunitas adat yang mendapat pengakuan berkekuatan hukum dari Pemerintah yang terdapat di dua Kabupaten, yaitu kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas.
Masyarakat adat tersebut mampu mengelola berbagai potensi yang ada di hutan sekitarnya seperti banyaknya buah-buahan hutan, termasuk sejumlah tanaman yang memiliki khasiat pengobatan atau herbal untuk kesejahteraan mereka. Selain itu juga beberapa jenis tumbuhan hutan bisa dibuat anyaman yang bisa dijual untuk peningkatan kesejahteraan mereka.
"Sudah terdapat 23 komunitas adat yang mendapat pengakuan Pemerintah untuk mengelola dan memanfaatkan Kawasan hutan adat sesuai dengan kebijakan dan kearifan lokal mereka. Sehingga potensi hutan tersebut bisa mendatangkan kesejahteraan bagi mereka dan keluarganya. Seperti anyaman rotan, madu hutan dan buah-buahan hutan yang bisa dijual ke pasar," katanya.
Yoga Adi Saputra menambahkan, dengan adanya pengakuan dari Pemerintah terhadap Komunitas Adat akan berdampak positif bagi lingkungan, khususnya kawasan hutan karena hasil hutan bisa dimanfaat dan dikelola dengan ke arifan lokal yang bijak bisa mendatangkan keuntungan bagi masyarakat tanpa harus merusak kawasan hutan tersebut
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....