Mengenal Falsafah dan Filosofi Suku Batak yang Selalu di Lestarikan

  • 21 Sep 2024 21:10 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Suku Batak adalah salah satu dari sekian suku di Indonesia yang masih mempertahankan adat istiadatnya dan bisa dikatakan kekerabatan dalam suku Batak adalah paling kental dan kuat diantara suku-suku di Indonesia. Kuatnya kekerabatan di kalangan orang batak ditandai dengan falsafah dan filosofi utama orang Batak, yaitu Dalihan Na tolu (Hula-hula, Boru dan Dongan Tubu). Hula-hula adalah pihak dari mertua kita yang disebut somba marhula-hula yang artinya harus hormat kepada keluarga pihak istri agar memperoleh keselamatan dan kesejahteraan. Boru adalah anak perempuan (dalam adat Batak, jika anak perempuan menikah maka masuk dalam keluarga suaminya), sehingga dalam kehidupan sehari-hari disebut elek marboru yang artinya agar selalu saling mengasihi supaya mendapat berkat. Dongan Tubu adalah teman semarga atau dalam adat Batak, jika satu marga tetap sebagai saudara, layaknya saudara kandung sehingga disebut manat mardongan tubu, yang artinya menjaga persaudaraan agar terhindar dari perseteruan. Dalam Hula-hula, Boru, dan Dongan tubu saling berhubungan, selaras, seimbang, dan teguh oleh adanya marga dan prinsip marga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....