Pelaku UMKM Gaharu di Kalteng Terbantu Adanya Program Hilirisasi
- 29 Sep 2026 21:17 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pelaku usaha gaharu di Kalimantan Tengah menyebut program hilirisasi membuka peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah komoditas gaharu. Salah satu pelaku usaha gaharu, Darminto, mengatakan jika selama ini bahan baku banyak dipasarkan dalam bentuk mentah, ke depan gaharu dapat diolah menjadi minyak yang menjadi salah satu bahan dasar parfum, dengan pasar tujuan antara lain Prancis, Eropa, dan Timur Tengah.
"Pembangunan pabrik pengolahan gaharu tengah memasuki tahap penyelesaian di jalan Victoria, Pabrik tersebut nantinya disebut menjadi satu-satunya pabrik pengolahan gaharu berizin di Kalimantan Tengah, sehingga diharapkan mampu memperkuat rantai hilirisasi sekaligus memberikan nilai ekonomi lebih tinggi bagi komoditas daerah," ujarnya, Selasa, 29 September 2026.
Dari sisi ketersediaan bahan baku, pelaku usaha menyebut pasokan gaharu relatif mudah diperoleh, karena tersebar di sejumlah kabupaten di Kalimantan Tengah. Pabrik yang sedang dibangun diproyeksikan membutuhkan sekitar 20 ton bahan baku setiap bulan.
Meski memiliki peluang besar, pelaku usaha gaharu masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kabut asap dan terganggunya sektor penerbangan. Kondisi tersebut berdampak terhadap distribusi barang, aktivitas perusahaan, hingga proses pengiriman untuk kebutuhan ekspor.
Sementara itu, Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi kondisi alam yang terjadi saat ini. Menurutnya, masyarakat perlu bersabar dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan, termasuk tidak melakukan aktivitas secara berlebihan ketika situasi belum memungkinkan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memenuhi kebutuhan secukupnya dan tidak panik dalam berbelanja. Menurutnya, kondisi yang terjadi merupakan bagian dari dinamika alam yang perlu dihadapi bersama dengan tetap tenang dan bijak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....