Tim Pemadaman Bergerak Tangani Karhutla di Kalteng

  • 20 Sep 2026 12:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tim pemadaman kebakaran bergerak menuju sejumlah lokasi yang terpantau mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah. Pengerahan personel dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.

Sebelum menuju lokasi, personel menyiapkan berbagai peralatan dan sarana pendukung pemadaman. Tim juga memastikan kesiapan personel agar proses penanganan di lapangan dapat berlangsung secara aman dan terkoordinasi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemantauan untuk mengetahui kondisi titik api dan menentukan strategi pemadaman yang sesuai. Kondisi lahan, arah angin, cuaca, serta akses menuju lokasi menjadi beberapa hal yang diperhatikan dalam pelaksanaan pemadaman.

Petugas kemudian melakukan pemadaman pada titik-titik yang masih terdapat api. Selain memadamkan api yang terlihat, tim juga melakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api, khususnya pada area yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan. Masyarakat di sekitar wilayah rawan kebakaran diharapkan ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu munculnya titik api.

Koordinasi antara petugas pemadam, pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, serta berbagai unsur terkait menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Respons yang cepat diharapkan dapat mengurangi risiko meluasnya kebakaran dan dampaknya terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran lahan, kewaspadaan bersama perlu terus ditingkatkan. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....