PHBI Masjid Al Muhajirin Jalan Bondol Sukses Menggelar Peringatan Maulid

  • 08 Sep 2026 09:25 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Muhajirin, Jalan Bondol, sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Meskipun di tengah situasi kabut asap, kegiatan yang berlangsung di kawasan perumahan padat penduduk tersebut, mendapat antusias tinggi dari masyarakat, dengan jumlah jamaah yang hadir mencapai kurang lebih 700 orang.

Ketua Masjid Al Muhajirin, Ahmad Mujib, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam, untuk mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk meneladani akhlak dan sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegembiraan memperingati Maulid Nabi hendaknya tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Jamaah diajak menjadikan momentum tersebut sebagai upaya membangun pribadi yang beriman, berilmu, serta memiliki akhlak yang baik dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW,” ujarnya, Minggu, 6 September 2026.

Ketua PHBI Masjid Al Muhajirin, Edy Suroso, S.Sos, saat menyampaikan laporan didampingi Ketua Masjid Ahmad Mujib (kiri) dan Penceramah Ustadz Abdul Nasir, S. Sos. (Foto: PHBI Masjid Al Muhajirin)

Ia menambahkan, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, PHBI Masjid Al Muhajirin berharap kecintaan masyarakat kepada Rasulullah semakin kuat dan diwujudkan melalui pengamalan sunnah serta akhlak mulia. Kegiatan itu juga diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan keimanan masyarakat di lingkungan perumahan tersebut.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Nasir mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah adalah dengan menghadiri majelis ilmu, majelis zikir, serta berbagai kegiatan keagamaan.

Jamaah juga diingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap manusia pada akhirnya akan menghadapi kematian. Karena itu, ilmu agama dan amal kebaikan menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah dunia. Kemudian ada tiga amalan yang bisa diterapkan yaitu perbanyak sholawat, istighfar dan basalahi lidah dengan dzikir.

“Kehadiran masyarakat dalam majelis ilmu juga disebut memiliki keutamaan. Setiap langkah yang ditempuh dari rumah menuju majelis ilmu, majelis zikir maupun majelis sholawat, diharapkan menjadi bagian dari amal kebaikan yang mendapat keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....