Puskesmas Bukit Hindu Melakukan Pemeriksaan Penyakit TBC
- 23 Jul 2026 15:48 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui UPT Puskesmas Bukit Hindu menggelar skrining penyakit Tuberkulosis (TBC). Kegiatan skrining terintegrasi dengan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Pembantu Mendawai, Palangka Raya, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan deteksi dini TBC dan penyakit tidak menular, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat serta menjaga kualitas kesehatan. Sejumlah layanan diberikan, di antaranya pemeriksaan rontgen paru, pemeriksaan dahak, tes Mantoux bagi balita, pemeriksaan gula darah dan kolesterol, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, serta pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Dokter UPT Puskesmas Bukit Hindu, Ester Tampubolon, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mempercepat eliminasi TBC yang ditargetkan tercapai pada 2030. Menurutnya, integrasi pemeriksaan TBC dengan CKG penting karena sejumlah penyakit tidak menular, khususnya diabetes, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena TBC.
“Dalam CKG terdapat pemeriksaan gula darah. Apabila ditemukan warga dengan kadar gula darah tinggi, maka akan dilakukan penggalian lebih lanjut untuk mengetahui apakah yang bersangkutan juga memiliki faktor risiko TBC,” ujarnya.
Ester menjelaskan, masyarakat perlu memahami gejala utama TBC agar dapat segera melakukan pemeriksaan. Salah satu gejala yang perlu diwaspadai yakni batuk selama dua minggu atau lebih yang tidak kunjung membaik meskipun telah mendapatkan pengobatan, yang dapat disertai penurunan berat badan, batuk berdarah, dan demam hilang timbul.
Selain itu, anggota keluarga maupun orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC diharapkan turut memeriksakan diri. Ia menambahkan, stigma terhadap TBC masih menjadi tantangan karena sebagian penderita cenderung menutup diri, padahal keterbukaan dan kepatuhan menjalani pengobatan yang umumnya berlangsung sekitar enam bulan atau lebih menjadi bagian penting untuk memutus rantai penularan.
UPT Puskesmas Bukit Hindu selanjutnya akan melaksanakan layanan skrining TBC yang terintegrasi dengan CKG secara berkala sebanyak tiga kali setiap bulan. Kegiatan serupa juga direncanakan dilaksanakan oleh puskesmas lainnya di Kota Palangka Raya, dengan kawasan Mendawai menjadi salah satu lokasi prioritas karena kepadatan penduduk dan kondisi permukiman yang perlu diwaspadai dalam upaya pencegahan penularan TBC.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....