Puluhan UMKM Dapat Pelatihan Digitalisasi Bisnis dan Pencatatan Keuangan
- 04 Jun 2026 07:32 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dalam rangka mendorong daya saing produk lokal di kancah nasional, Rumah BUMN Palangka Raya menggelar lokakarya (workshop) intensif bertajuk Digitalisasi Bisnis UMKM: Optimalisasi Marketplace dan Efisiensi Keuangan Digital. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 ini berkolaborasi langsung dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Pandu Literasi Digital.
Workshop yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kota setempat di Kantor Rumah BUMN, Jalan Raden Patah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Para peserta dibekali pemahaman materi serta praktik langsung mengenai strategi pengelolaan toko online, taktik pemasaran di lokapasar (marketplace), hingga sistem pencatatan keuangan digital terstruktur.
Quratul Ain, selaku narasumber dari Pandu Literasi Digital Komdigi, menekankan pentingnya kebiasaan pencatatan keuangan para pelaku usaha tradisional menuju ekosistem digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak agar bisnis dapat bertahan.
"Kami memperkenalkan pencatatan keuangan berbasis pesan Whatsapp kemudian terakumulasi sendiri di sebuah website. Yang belum pernah mencatat keuangan digital akan lebih mudah dalam merekap pengeluaran dan pemasukan," ujar Quratul Ain di sela-sela kegiatan.
Ain berharap setelah pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat memahami bahwa pencatatan keuangan tidak selamanya sulit. Pasalnya, banyak aplikasi buatan anak negeri yang kini sudah tersedia.
"Jadi semua berkolaborasi dalam perkembangan teknologi ekonomi digital," katanya menambahkan.
Usai menjalani pelatihan satu hari, pelaku UMKM juga mendapat pendampingan dan monitoring (pemantauan). Hal ini ditujukan supaya dapat mengevaluasi kendala yang dihadapi serta memastikan seluruh produk sudah diunggah di marketplace yang diinginkan.
Di sisi lain, Tiara selaku fasilitator Rumah BUMN Palangka Raya menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam melakukan pembinaan serta pendampingan UMKM secara menyeluruh agar siap menghadapi tantangan transformasi digital.
"Rumah BUMN Palangka Raya di bawah naungan Pertamina berkomitmen penuh menjadi wadah bersama untuk berkumpul, belajar, dan membina para pelaku usaha lokal agar bisa terus berkembang. Sesuai dengan visi misi kami untuk mencetak UMK 'naik kelas'," kata Tiara.
Pelatihan ini pun mendapat respons positif dari para peserta. Monalisa, seorang pelaku UMKM kerajinan rotan yang hadir dalam workshop tersebut, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya terkait manajemen finansial berbasis aplikasi digital.
"Selama ini saya mengelola toko online hanya secara autodidak dan pencatatan keuangannya masih semi manual dan panjang prosesnya. Di workshop ini, materi yang dibawakan sangat praktis dan mudah dipahami, jadi akan kami praktekkan langsung," ujar Monalisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....