Dekranasda Kalteng Dorong Wastra Kalimantan Tengah Menjadi Ekonomi Kreatif
- 31 Mei 2026 16:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID.Palangka Raya - Dekranasda Kalimantan Tengah terus mendorong pengembangan wastra daerah sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global. Upaya tersebut dilakukan dengan menjadikan warisan budaya sebagai fondasi penguatan sektor UMKM dan industri kreatif di Kalimantan Tengah.
Dalam pemaparannya saat Talk Show Wastra dan Modest Fashion di Atrium Duta Mal Palangka Raya, Adiah Chandra Sari, selaku Wakil Ketua II Dekranasda Kalteng menyampaikan bahwa wastra tidak hanya berfungsi sebagai identitas budaya, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai ekonomi. Menurutnya, transformasi wastra menjadi produk kreatif mampu membuka peluang usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Adiah menjelaskan, wastra khas Kalimantan Tengah seperti Benang Bintik memiliki kekayaan filosofi yang mencerminkan kehidupan dan kearifan lokal masyarakat Dayak. Keunikan motif serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya menjadi modal penting untuk memperkuat posisi wastra daerah di pasar nasional maupun internasional.
“Selain mempertahankan nilai tradisional, pelaku usaha juga didorong untuk melakukan inovasi. Karena Wastra kini tidak hanya diaplikasikan pada pakaian adat atau busana formal, tetapi telah berkembang menjadi berbagai produk kreatif seperti jaket, tas, aksesori, suvenir hingga dekorasi interior yang diminati kalangan muda,” ucapnya, Jumat, 29 Mei 2026.
Dekranasda Kalteng menilai digitalisasi menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM wastra. Pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan marketplace memungkinkan pelaku usaha mempromosikan produk secara lebih luas tanpa terbatas wilayah geografis, sehingga berpotensi meningkatkan penjualan dan memperkuat daya saing usaha.
Di sisi lain, kualitas produk tetap menjadi perhatian utama. Standarisasi bahan, presisi pengerjaan, pewarnaan, hingga kemasan premium dinilai perlu diperhatikan agar produk wastra Kalimantan Tengah mampu bersaing di pasar global. Dukungan pemerintah melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi pameran, dan rumah kemasan juga terus diperkuat.
Sementara itu Perwakilan BI Kalteng, Yustitia Endharini, menambahkan BI Kalteng telah banyak melakukan berbagai kegiatan untuk pengembangan UMKM Kalteng seperti mendukung UMKM untuk membentuk kelembagaan atau kelompok. “BI berharap UMKM dapat memiliki manajemen yang kuat untuk perkembangan usaha dan naik kelas,”ucapnya.
Melalui kolaborasi antara pelaku UMKM, desainer, akademisi, komunitas, dan pemerintah, maka wastra Kalimantan Tengah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dengan mengangkat kekayaan budaya lokal dan memanfaatkan teknologi digital, wastra diharapkan mampu menjadi duta budaya sekaligus produk unggulan yang dikenal di tingkat dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....