Seni Menjawet Suku Dayak Tetap Bertahan ditengah Perkembangan Zaman

  • 20 Mei 2026 14:52 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Seni menjawet khas suku Dayak terus mendapat perhatian sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai seni, filosofi, dan identitas masyarakat adat Kalimantan. Tradisi menjawet dikenal sebagai keterampilan merangkai atau mengikat bahan-bahan alami menjadi ornamen, perlengkapan adat, hingga hiasan tradisional yang digunakan dalam berbagai kegiatan budaya.

Kerajinan menjawet umumnya memanfaatkan rotan, manik-manik, serat alam, maupun bahan tradisional lainnya yang dirangkai dengan teknik khas turun-temurun. Hasil karya tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung makna simbolis yang berkaitan dengan kehidupan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap alam.

Pelaku seni budaya Dayak Maria Doya menilai, keberadaan seni menjawet perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus modernisasi. Upaya pelestarian dilakukan melalui pelatihan budaya, workshop kerajinan tradisional, hingga penampilan dalam festival budaya daerah. "Selain menjadi media edukasi budaya, seni menjawet juga dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan melalui produk kerajinan khas daerah," katanya, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam berbagai kegiatan budaya seperti Festival Budaya Isen Mulang, seni menjawet kerap ditampilkan sebagai bagian dari kekayaan tradisi Dayak yang masih hidup di tengah masyarakat. "Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung karena memperlihatkan keterampilan tangan serta keunikan motif tradisional khas Kalimantan," ujarnya.

Kerajinan menjawet tidak hanya dipertahankan sebagai simbol tradisi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi desain tanpa meninggalkan nilai-nilai adat yang diwariskan leluhur. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, seni tradisional Dayak diyakini dapat terus berkembang sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....