Tradisi Lawang Sakepeng Jadi Simbol Kebersamaan dan Pelestarian Budaya Dayak
- 20 Mei 2026 14:37 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tradisi Lawang Sakepeng kembali menjadi perhatian masyarakat dalam berbagai kegiatan budaya di Kalimantan Tengah. Tradisi khas masyarakat Dayak ini tidak hanya menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga mengandung makna filosofis tentang kebersamaan, kerja sama, serta penghormatan terhadap adat istiadat leluhur.
Lawang Sakepeng merupakan permainan tradisional yang biasanya ditampilkan dalam penyambutan tamu penting, festival budaya, hingga acara pernikahan adat. Dalam tradisi ini, sekelompok pemuda menjaga sebuah pintu atau penghalang yang terbuat dari benang yang diikat bunga-bunga, sementara pihak tamu harus melewati tantangan berupa adu ketangkasan.
Penggiat budaya Wilson menilai, Lawang Sakepeng menjadi media penting dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. "Selain melatih kekompakan dan keberanian, tradisi tersebut juga memperlihatkan semangat gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun," katanya, Rabu, 20 Mei 2026.
Dirinya berharap tradisi Lawang Sakepeng terus dilestarikan melalui festival budaya, pendidikan muatan lokal, serta keterlibatan generasi muda dalam setiap pelaksanaannya. "Dengan demikian, warisan budaya Dayak tidak hanya dikenal sebagai atraksi seremonial, tetapi juga menjadi identitas budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman," ucapnya.
Antusiasme masyarakat yang menyaksikan pertunjukan Lawang Sakepeng dinilai menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat penting di hati masyarakat. "Tradisi ini pun diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap kearifan lokal Kalimantan Tengah," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....