Memahami Arti Pengampunan Dosa dalam Islam
- 04 Mei 2026 06:47 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pengampunan dosa dalam Islam menjadi salah satu konsep penting yang menuntun umat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah . Hal ini disampaikan oleh H.M. Ansori, S.Sos.I., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 4 Mei 2026.
Dalam tausiyahnya, Ansori mengibaratkan dosa dan maksiat seperti debu yang senantiasa menempel dalam kehidupan manusia. “Perbuatan dosa dan maksiat itu seperti debu yang menempel pada diri kita,dan tidak ada seorang pun yang bisa menghindar dari debu tersebut,” ujarnya.
| Baca juga: Memahami Ujian Kehidupan dalam Islam |
Ia menjelaskan bahwa sebagaimana manusia rutin membersihkan tubuh dengan mandi, demikian pula jiwa memerlukan pembersihan melalui istighfar. “Kalau kita tidak mandi berhari-hari, tubuh akan kotor, begitu juga orang yang tidak pernah beristighfar, ibarat tidak pernah membersihkan dirinya dari dosa,” katanya.
Menurutnya, istighfar bukan sekadar ucapan, tetapi bentuk dzikir untuk mengingat Allah sekaligus memohon ampunan-Nya. Ia juga mengutip pandangan ulama bahwa istighfar mampu membuka “gembok-gembok” kehidupan, menenangkan hati, serta menghilangkan keresahan.
| Baca juga: Memahami Arti dan Makna Iduladha |
“Dengan membaca istighfar, seseorang akan merasakan ketenangan batin. Di sanalah Allah melimpahkan rahmat dan pengampunan-Nya yang luas,” ucapnya.
Ansori juga mengingatkan bahwa Allah Maha Pengampun, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah An-Najm ayat 32, yang menegaskan luasnya ampunan Allah serta larangan untuk merasa diri paling suci. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperbanyak istighfar dengan penuh penyesalan dan harapan kepada Allah .
Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW bahwa beruntunglah mereka yang lembaran amalnya dipenuhi dengan istighfar. "Sesungguhnya seorang hamba bisa terhalang rezekinya karena dosa yang diperbuatnya," ucapnya.
Di akhir tausiyah, Ansori mengajak umat Islam untuk senantiasa memperbanyak istighfar dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga kita termasuk golongan yang berbahagia di yaumul hisab, karena banyak memohon ampun kepada Allah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....