Mengenal Panca Cinta dalam Pendidikan Islam

  • 28 Apr 2026 06:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pendidikan Islam tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga nilai-nilai afektif yang membentuk karakter peserta didik. Salah satu konsep yang mulai diperkenalkan adalah Panca Cinta, yakni pendekatan pembelajaran yang menanamkan nilai cinta dalam berbagai aspek kehidupan.

Dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Selasa, 28 April 2026, Ahmad Hanafi,S.E.I.,M.E, dari Kementerian Agama Kota Palangka Raya menjelaskan bahwa Panca Cinta menekankan pembelajaran yang bermakna. Hal ini dengan melibatkan emosi, pengalaman, serta hubungan yang saling mendukung antara guru dan murid.

“Panca cinta ini menekankan pembelajaran yang bermakna melibatkan emosi, pengalaman, dan hubungan mendukung antar guru dan muridnya. Jadi anak itu tidak hanya belajar karena takut nilai jelek atau sekadar mengejar ijazah,” ujarnya.

Ia menambahkan, fenomena saat ini menunjukkan banyak anak merasa bosan belajar dan menganggap ilmu tidak memiliki kaitan dengan kehidupan. Oleh karena itu, penting membangun rasa cinta terhadap ilmu agar proses belajar menjadi menyenangkan.

“Belajar itu harus dibuat lebih menyenangkan, anak merasa happy dalam belajar. Ilmu yang dicintai akan diamalkan, sedangkan ilmu yang dipaksa sering hanya dipakai lalu dilupakan,” katanya.

Menurutnya, jika belajar dilakukan dengan paksaan, materi yang diperoleh cenderung mudah dilupakan. Sebaliknya, jika ada rasa cinta dalam proses belajar, ilmu tersebut akan terus diingat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Hanafi juga memaparkan lima nilai utama dalam konsep Panca Cinta, yaitu:

  1. Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya
  2. Cinta kepada sesama manusia
  3. Cinta kepada tanah air, khususnya sebagai warga negara Indonesia
  4. Cinta kepada lingkungan, termasuk makhluk hidup seperti tumbuhan dan ekosistem
  5. Cinta kepada ilmu

Ia menegaskan bahwa cinta kepada ilmu menjadi kunci penting dalam pendidikan, karena menjadikan belajar sebagai kebutuhan hidup, bukan sekadar kewajiban. Dengan penerapan Panca Cinta, diharapkan peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....