Warung Hureh Pro 4 Gaungkan Wisata tanpa Merusak, Menikmati tanpa Menghilangkan
- 25 Apr 2026 13:20 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Program Obrolan Warung Hureh di RRI Pro 4 Palangka Raya kembali menghadirkan diskusi inspiratif dengan mengangkat tema “Berwisata tanpa merusak, menikmati tanpa menghilangkan”. Tema ini menjadi sorotan penting di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam dan budaya, yang kerap diiringi dengan tantangan terhadap kelestarian lingkungan dan nilai tradisi.
Dalam perbincangan santai namun penuh makna tersebut, narasumber Friska Sinta menekankan pentingnya kesadaran wisatawan untuk menjaga alam serta menghormati budaya lokal di setiap destinasi yang dikunjungi. Konsep pariwisata berkelanjutan pun diperkenalkan sebagai solusi agar kegiatan wisata tidak hanya memberikan kesenangan sesaat, tetapi juga berdampak positif dalam jangka panjang. Jumat 24 April 2026.
“Berwisata tanpa merusak adalah bentuk kepedulian, dan menikmati tanpa menghilangkan adalah wujud kedewasaan. Kita semua punya peran untuk menjaga alam dan budaya tetap lestari, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” ujarnya.
Melalui Obrolan Warung Hureh, pengelola Pro4 Sunetae MR Hanyi ingin menghadirkan ruang diskusi yang ringan namun bermakna, agar pesan tentang pentingnya menjaga alam dan budaya dapat lebih mudah diterima masyarakat. Kami berharap siaran ini mampu mendorong perubahan perilaku, sehingga setiap orang bisa menjadi wisatawan yang lebih bertanggung jawab.
Selain itu, dibahas pula peran generasi muda dalam menjadi agen perubahan melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak meninggalkan sampah, menjaga keaslian lingkungan, serta tidak mengeksploitasi budaya demi konten semata. Edukasi melalui media siaran seperti ini dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Melalui Obrolan Warung Hureh, Radio Republik Indonesia berupaya menghadirkan ruang dialog yang dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi sarana penyebaran nilai-nilai positif dalam menjaga keseimbangan antara pariwisata, lingkungan, dan budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....