Sifat Iri yang Dilarang dalam Islam

  • 20 Apr 2026 06:32 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 20 April 2026, narasumber Muhammad Ansori, S.Sos.I., M.Pd menjelaskan bahwa Islam secara tegas melarang sifat iri yang mengandung keinginan buruk terhadap orang lain.

Mengutip pandangan Imam Al-Ghazali, ia menguraikan bahwa iri yang diharamkan adalah ketika seseorang melihat kenikmatan yang dimiliki orang lain, lalu berharap nikmat tersebut berpindah kepada dirinya. “Ada rasa dalam hati ketika orang lain mendapatkan kenikmatan, lalu kita berharap nikmat itu pindah kepada kita, Contohnya dalam kehidupan sehari-hari, ketika ada orang yang naik jabatan, tetapi kita justru merasa tidak senang dan berharap posisi itu menjadi milik kita,” katanya dengan jelas.

Ia menambahkan, sikap yang benar ketika melihat orang lain mendapatkan nikmat adalah bersyukur dan turut mendoakan kebaikan. “Hati yang sehat itu ketika melihat orang lain mendapat nikmat, ia mengucapkan Alhamdulillah, bukan malah berharap nikmat itu berpindah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bentuk iri lain yang juga dilarang, yakni berharap agar kenikmatan yang dimiliki orang lain hilang atau lenyap. “Iri yang tidak diperbolehkan adalah ketika kita melihat orang lain mendapat nikmat, lalu berharap nikmat itu hilang dari dirinya. Ini jelas bertentangan dengan ajaran Islam,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyinggung fenomena iri dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika seseorang merasa iri terhadap keberhasilan orang lain, padahal dirinya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh. “Ada juga yang iri melihat orang lain mendapatkan lebih banyak, padahal dia sendiri tidak rajin. Ketika melihat orang yang rajin, justru merasa iri. Padahal itu akibat dari dirinya yang tidak bekerja dengan benar,” ujarnya.

Dengan demikian, ia mengingatkan bahwa iri yang dilarang dalam Islam adalah segala bentuk perasaan yang disertai keinginan buruk terhadap nikmat orang lain, baik ingin mengambilnya maupun menghilangkannya. Sikap tersebut perlu dihindari karena dapat merusak hati dan hubungan sosial antar sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....