TPHP Kalteng Dorong Hilirisasi Jagung, Siapkan Pabrik Pakan di Kotim

  • 13 Apr 2026 20:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung program Astacita Presiden Prabowo Subianto melalui hilirisasi sektor tanaman pangan, khususnya komoditas jagung. Salah satu upaya konkret yang tengah disiapkan adalah pembangunan pabrik pakan ternak di wilayah Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi berbasis sumber daya daerah. Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa hilirisasi menjadi kunci dalam mengurangi ketergantungan pada penjualan bahan mentah serta mendorong tumbuhnya industri pengolahan di tingkat lokal.

“Berbagai program telah kami rancang secara terintegrasi, mulai dari peningkatan produksi hingga pengembangan pascapanen, dengan fokus pada komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan hortikultura,” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.

Selain itu, TPHP Kalteng juga terus meningkatkan dukungan teknologi dan pelatihan bagi petani agar kualitas hasil produksi sesuai dengan kebutuhan industri. Dalam implementasinya, pemerintah turut menggandeng pelaku usaha, koperasi, serta investor lokal dan nasional untuk mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan.

Dengan hadirnya industri pengolahan di dekat sentra produksi, diharapkan biaya distribusi dapat ditekan dan nilai jual produk petani meningkat signifikan. Langkah ini juga diyakini mampu membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan ekonomi daerah secara lebih merata.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Tengah, Arjoni, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Melalui hilirisasi dan keterlibatan Patriot Ketahanan Pangan dari kader GP Ansor, kami berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha, Kalimantan Tengah diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan implementasi Astacita di sektor pertanian, sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....