Pemprov Kalteng Fokus Cetak Sawah untuk Dorong Swasembada Pangan

  • 11 Apr 2026 14:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Program cetak sawah menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan wilayah yang luas, Kalimantan Tengah dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pangan secara signifikan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menyebutkan bahwa sejak 2025 program cetak sawah berhasil meningkatkan produksi padi. Peningkatan tersebut terlihat signifikan dalam tiga tahun terakhir, terutama di daerah Pulang Pisau, Kapuas, hingga Kotawaringin Timur.

"Yang paling terutama karena kita sentra-sentral produksi padi itu ada di daerah Pulang Pisau, kemudian Kapuas, Katingan, Seruyan, dan Barito Timur. Salah satunya juga yang menjadi fokus pengembangan produksi padi adalah KotawaringinTimur," katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 7 April 2026.

Sementara itu, Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor, Arjoni, mengatakan pihaknya terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan berbagai pihak untuk menyukseskan program ketahanan pangan. Selain itu, keterlibatan petani milenial mulai diperkuat guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

"Kemudian kita juga tadi sudah disampaikan kita ada kolaborasi juga dengan Brigade Pangan, kemudian Rembuk Pemuda ini petani-petani milenial yang sudah terlibat juga dalam cetak sawah di Provinsi Kalimantan Tengah. Dan alhamdulillahnya ini semua adalah kader Gerakan Pemuda Ansor seperti itu," katanya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan petani dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan dari berbagai pihak mempercepat realisasi program cetak sawah dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Ke depan, program ini diharapkan mampu terus berkembang dan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Dengan sinergi yang kuat, target swasembada pangan diyakini dapat tercapai secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....