Harga LPG 3Kg Mencapai Rp45 Ribu, DPRD Palangka Raya Minta Perketat Pengawasan
- 08 Apr 2026 22:17 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Lonjakan harga elpiji bersubsidi 3 kilogram di tingkat pengecer di Kota Palangka Raya menjadi sorotan. Pasalnya, harga yang semestinya terjangkau bagi masyarakat kecil justru melonjak hingga berkisar Rp40 ribu sampai Rp45 ribu per tabung di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi warga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada elpiji subsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Kenaikan harga ini pun memicu keluhan dari masyarakat karena tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menegaskan bahwa harga elpiji subsidi seharusnya tetap terkendali dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Ia menyebutkan, pengawasan terhadap distribusi dan harga perlu diperketat agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
“Ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah. Jangan sampai elpiji subsidi justru memberatkan masyarakat karena harganya tidak terkendali di lapangan,” kata Noorkhalis, Rabu, 8 April 2026.
Ia juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan, khususnya di tingkat pengecer. Langkah ini dinilai penting guna memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain itu, DPRD mendorong adanya penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti menjual elpiji subsidi di atas ketentuan. Dengan pengawasan yang konsisten dan tindakan yang tegas, diharapkan harga elpiji subsidi dapat kembali stabil dan tidak lagi membebani masyarakat kecil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....