Memahami Sikap Optimis dan Berusaha dalam Islam

  • 06 Apr 2026 06:50 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sikap optimis dan semangat berusaha menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Hal ini disampaikan oleh H.M. Ansori, S.Sos.I., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 6 April 2026.

Dalam tausiyahnya, Ansori menekankan bahwa setiap peristiwa yang terjadi di dunia tidak pernah sia-sia, karena semuanya merupakan bagian dari ketetapan Allah yang mengandung hikmah.

“Bahwasanya yang Allah takdirkan di dalam dunia ini tidaklah sia-sia, pasti ada hikmah di balik itu semua. Terkadang manusia tidak mau memahami, padahal Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Setiap peristiwa yang terjadi pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hal tersebut telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Al-Mu’minun ayat 115 dan 116, yang menegaskan bahwa kehidupan ini bukanlah sesuatu yang diciptakan tanpa tujuan.

Lebih lanjut, Ansori mengajak umat Islam untuk terus berusaha secara maksimal dalam meraih impian dan cita-cita. Menurutnya, setiap individu harus memiliki sikap optimis yang tertanam dalam diri, disertai dengan tawakal kepada Allah.

“Berusaha semaksimal mungkin, karena setiap orang harus memiliki sifat optimis. Setelah berdoa dan berusaha, kita bertawakal, yaitu menyandarkan hati sepenuhnya kepada Allah,” ucapnya.

Ia menerangkan bahwa tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan menyerahkan hasil akhir kepada Allah setelah melalui proses ikhtiar yang sungguh-sungguh. Ansori juga menambahkan bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dan kecukupan bagi hamba-Nya yang bertawakal.

Hal ini sejalan dengan firman Allah yang menyatakan bahwa siapa yang bertakwa, maka Allah akan memberikan solusi dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. “Ketika kita bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhan kita.

Bahkan, pertolongan itu bisa datang dari arah yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Itulah bentuk pertolongan Allah,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa dalam kondisi hati yang gelisah sekalipun, seorang muslim harus tetap berusaha dan menjaga sikap optimis. “Disaat hati kita gelisah, tetaplah berusaha dan optimis, karena pertolongan Allah itu pasti ada,” katanya.

Melalui pesan tersebut, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha, doa, dan tawakal dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Itulah makna dari optimis dan berusaha yang perlu diketahui oleh umat Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....