Cara Merawat Taqwa sebagai Muslim
- 05 Apr 2026 06:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID,Palangka Raya -Upaya merawat ketakwaan menjadi hal penting bagi setiap Muslim agar amal ibadah yang dilakukan dapat diterima oleh Allah. Hal tersebut disampaikan oleh Heldayani, S.H.I dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palangka Raya, Minggu, 5 April 2026.
Dalam tausiahnya, Heldayani menegaskan bahwa ketakwaan bukan hanya sekadar konsep, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh kesungguhan.
“Siapa saja yang menginginkan amal-amalnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka dia harus merawat, menjaga, serta mewujudkan ketaatan yang benar-benar taqwa di dalam dirinya,” ujarnya.
| Baca juga: Cara Memperkuat Keimanan dalam Islam |
Ia menjelaskan, langkah pertama dalam merawat ketakwaan adalah menjadikan ridha Allah sebagai tujuan utama dalam hidup. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183, yang menegaskan bahwa tujuan utama ibadah adalah agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa.
Menurutnya, orang yang bertakwa akan berusaha keras meraih ridha Allah, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk penilaian dari manusia. “Rasulullah SAW bersabda, siapa saja yang mencari ridha Allah meskipun dibenci manusia, maka Allah akan menjaga dirinya dari gangguan manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Heldayani menyebut bahwa rasa takut kepada Allah menjadi benteng utama yang akan menjaga seorang Muslim dari perbuatan maksiat dan penyimpangan. Dengan ketakwaan, seseorang akan terdorong untuk menjalankan seluruh perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya.
Cara berikutnya adalah menerima ajaran Islam secara menyeluruh tanpa memilih-milih aturan. Selain itu, diperlukan kesabaran dan keistiqamahan dalam menjalani ibadah, baik yang wajib maupun sunnah.
“Ketakwaan juga bisa dirawat dengan membiasakan diri seperti di bulan Ramadan, misalnya bangun lebih awal untuk salat dan berdoa, serta menambah amalan sunnah,” ucapnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan dalam beribadah, terutama tidak menunda-nunda salat dan mendahulukan amal-amal wajib.
Melalui pemahaman dan pengamalan tersebut, diharapkan setiap Muslim mampu menjaga ketakwaannya secara konsisten, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....