Kontestasi Pemilihan Raya Universitas Palangka Raya Resmi Dimulai

  • 27 Feb 2026 10:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjelang Pemilihan Raya (Pemira), Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) Universitas Palangka Raya menggelar uji kelayakan, penetapan, serta pengundian nomor urut pasangan calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma), serta calon Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Kegiatan tersebut berlangsung di Huma Betang UPR, sebagai tindak lanjut dari perpanjangan masa pendaftaran dan pengumpulan berkas pasangan calon sebelumnya.

Seluruh pasangan calon mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib hingga selesai. Perangkat Pemira juga memastikan acara berjalan aman dan kondusif tanpa kendala maupun kericuhan selama proses penetapan dan pengundian nomor urut berlangsung.

Pejabat Sementara Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa UPR, Satria Bintang Erja Hamadani, menyoroti masih minimnya antusiasme mahasiswa dalam mengikuti agenda uji kelayakan tersebut. Dari ribuan mahasiswa UPR, hanya sebagian kecil yang hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan KPRM.

“Harapannya adalah partisipasi dari KBM khususnya itu meluas lagi, dan juga dari perangkat untuk ke depannya juga lebih baik dan optimal lagi dalam menjalankan Pemira pada tahun ini. Jangan lupa kepada kawan-kawan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Palangka Raya untuk selalu membersamai demokrasi yang ada di UPR sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas KPRM UPR, Ahmad Fatahillah, menyampaikan bahwa kendala utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan jam perkuliahan, sehingga memengaruhi tingkat partisipasi mahasiswa. Ia menegaskan, berdasarkan hasil penetapan final, terdapat dua pasangan calon Capresma–Wapresma serta dua calon anggota DPM yang akan berkompetisi dalam kontestasi demokrasi mahasiswa tahun ini.

"Adapun pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM UPR yang ditetapkan yakni Jales Veva Jaya Mahe sebagai calon Presiden, berpasangan dengan Doni Miseri Cordias Domini sebagai calon Wakil Presiden. Lalu Andreas Sitepu sebagai calon Presiden, berpasangan dengan Sawaludin sebagai calon Wakil Presiden. Sementara untuk calon DPM, ditetapkan dua nama yakni Agusman Waruwu dan Gihon Asa Jagad," ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Ahmad Fatahillah menambahkan, tahapan selanjutnya adalah masa kampanye yang dijadwalkan pada 26 hingga 28 Februari, dilanjutkan debat kandidat pada 2 Maret, dan puncaknya Pemilihan Raya pada 5 Maret 2026. Informasi lengkap terkait jadwal dan tahapan Pemira dapat diakses melalui media sosial resmi KPRM UPR.

Di sisi lain, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemira UPR (DKPP UPR), Milan Gulo, memastikan bahwa seluruh pasangan calon tidak ditemukan melakukan pelanggaran kode etik selama tahapan penetapan berlangsung. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran melalui kanal resmi DKPP UPR.

“Harapannya mahasiswa ikut berpartisipasi juga, dan jangan lupa pada 5 Maret nanti, kita sama-sama memilih, semoga pilihan kita yang tepat,” katanya.

Dengan rangkaian tahapan yang telah ditetapkan, diharapkan seluruh mahasiswa dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak demi terwujudnya kepemimpinan mahasiswa yang aspiratif dan berintegritas. Partisipasi aktif Keluarga Besar Mahasiswa menjadi kunci suksesnya Pemira sebagai wujud nyata praktik demokrasi kampus di Universitas Palangka Raya. (Yudhojon Novembero)

Rekomendasi Berita