Pasokan Terhambat, Harga Cabai di Palangka Raya Naik

  • 12 Feb 2026 22:32 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Harga cabai merah dan cabai hijau di Kota Palangka Raya mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan tersebut dipicu terhambatnya pasokan dari Pulau Jawa akibat sebagian petani mengalami gagal panen.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, membenarkan adanya kenaikan harga, khususnya pada cabai hijau.

“Cabai hijau naik sekitar Rp10.000 per kilogram, sedangkan cabai merah masih bertahan di harga Rp90.000 per kilogram. Mendekati hari besar keagamaan, permintaan cabai meningkat, sementara stok di pasaran tidak sebanding,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurutnya, peningkatan permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menjadi faktor tambahan yang mendorong kenaikan harga di tengah keterbatasan pasokan. Untuk menyikapi gejolak harga tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berencana menggelar gerakan pangan murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi guna membantu masyarakat.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Datah Manuah, Mirna, membenarkan adanya kenaikan sejumlah bahan pokok, termasuk cabai dan daging ayam. “Untuk cabai, satu ons sekarang mencapai Rp16.000. Otomatis kondisi ini mempengaruhi daya beli masyarakat,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat membantu menstabilkan harga cabai, termasuk dengan mendukung petani dalam mengatasi gagal panen yang diduga akibat serangan hama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....