Menjaga Keseimbangan Dunia Akhirat, Kunci Kebahagiaan Hidup Umat
- 28 Jan 2026 12:36 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hidup dengan kebahagiaan menjadi keinginan bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan. Namun, dalam pandangan Islam, kebahagiaan sejati harus mencakup keseimbangan antara kehidupan di dunia dan di akhirat.
Ustadz Abdul Wahid saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya menyampaikan pesan penting tentang makna kebahagiaan hidup. Ia mengatakan, untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat, umat Islam harus menjaga keseimbangan kebutuhan hidup duniawi dan kepentingan akhirat kelak.
“Untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, maka manusia harus menjaga dan mengusahakan keseimbangan antara kebutuhan hidup di dunia dan kepentingan kehidupan hidup di akhirat kelak,” katanya, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menambahkan, kehidupan di dunia dan di akhirat perlu berjalan searah dan beriringan. Menurutnya, tidak dibenarkan umat Islam hanya memilih salah satu, sebab jika hanya mementingkan satu sisi saja, hal itu dapat menyulitkan orang lain.
“Bahwa orang yang hanya mementingkan salah satu dari kepentingan hidupnya akhirat atau dunia saja, maka ia dianggap bukanlah sebagai orang yang baik. Karena yang demikian itu pada akhirnya akan menjadi beban dan menyulitkan orang lain,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia merupakan bekal untuk menuju kehidupan akhirat. Oleh karena itu, setiap aktivitas duniawi seharusnya diarahkan untuk mendukung kebaikan dan nilai-nilai ibadah.
Pesan ini menjadi pengingat agar bekerja keras di dunia tetap sejalan dengan persiapan menuju akhirat. Dengan hidup seimbang, seseorang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga tidak menjadi beban bagi orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....