Ujian Hidup Jadi Tantangan Keseimbangan Dunia dan Akhirat

  • 28 Jan 2026 12:33 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.DI, Palangka Raya - Kehidupan di dunia merupakan medan ujian yang terus berganti seiring waktu. Dalam ajaran Islam, kondisi ini menjadi tantangan bagi umat untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat secara bijak.

Ustadz Abdul Wahid saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya mengatakan, ujian hidup tidak hanya datang dalam bentuk kesulitan, tetapi juga kesenangan dunia. Keduanya berpotensi membuat manusia menjauh dari ajaran agama dan berdampak pada kehidupan di akhirat.

"Ada sebagian manusia yang menjauhi dari Allah disebabkan kesengsaraan hidupnya. Ada pula golongan lain yang semakin jauh dari Allah sebab terlena oleh kemanisan duniawi yang hanya bersifat sementara, dan mengabaikan kepentingan jangka panjang yaitu bagian kebahagiaan akhirat," katanya, Rabu, 28 Januari 2026.

Ia menambahkan, umat Islam perlu melakukan evaluasi diri terhadap apa yang dikerjakan selama hidup di dunia. Evaluasi ini penting untuk memastikan semua aktivitas tetap berada dalam koridor aturan agama.

"Menjadi penting bagi kita bertanya pada diri masing-masing, sudahkah segala yang kita perbuat, kita kerjakan, dan kita laksanakan sesuai dengan aturan agama dengan tanpa mengabaikan nilai-nilai kesimbangan hidup," katanya.

Menurutnya, keseimbangan hidup akan tercapai jika manusia tidak larut dalam kesedihan maupun terlena oleh kebahagiaan duniawi. Sikap tersebut membantu umat tetap istikamah dalam menjalankan perintah agama.

Melalui refleksi diri dan pemahaman yang benar, umat Islam diharapkan mampu menjadikan setiap ujian sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Dengan begitu, kebahagiaan di dunia dan akhirat dapat diraih secara seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....