Lebaran Masih Lama, Ratusan Warga Sampit Pilih Mudik Lebih Awal

  • 28 Feb 2026 13:15 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Sampit - Meski Lebaran 2026 masih cukup lama, ratusan warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sudah memilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit. Mayoritas dari mereka adalah warga pendatang yang khawatir kehabisan tiket dan ingin menghindari kepadatan penumpang menjelang Idulfitri.

Memasuki minggu kedua Ramadan, aktivitas di Terminal Pelabuhan Sampit mulai ramai. Ratusan calon penumpang tampak bersiap untuk berangkat menggunakan KM Dharma Rucitra 6 tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Para pemudik mengaku sengaja berangkat lebih awal karena trauma tidak kebagian tiket di tahun-tahun sebelumnya. "Mudik di awal Ramadan juga lebih nyaman. Kondisi kapal belum terlalu sesak," ujar Aldi salah seorang pemudik. Sabtu 28 Februari 2026.

Pihak operator kapal, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang meski belum signifikan. Pada keberangkatan kali ini, tercatat sekitar 315 orang diberangkatkan menuju Jawa Timur.

Meningkatnya minat mudik dini juga dipicu oleh program diskon tiket sebesar 15 persen dari tarif dasar. Program ini merupakan agenda rutin perusahaan untuk mengurangi penumpukan penumpang pada puncak arus mudik.

Untuk melayani angkutan Lebaran tahun ini, PT DLU menyiapkan dua armada, yakni KM Dharma Rucitra 6 dan KM Kirana 3.

Saat ini, KM Kirana 3 masih dalam proses pemeliharaan atau docking dan akan segera dioperasikan dalam waktu dekat guna mendukup kelancaran arus mudik di Kota Sampit.

Rekomendasi Berita