Akui Salah Strategi, Hamilton Bangkit dan Amankan Podium Ketiga di Sepang

  • 05 Okt 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Charles Leclerc juga bangkit setelah sempat berada di posisi terakhir dan mengakhiri balapan di urutan keempat untuk Ferrari.
  • Lewis Hamilton bangkit dari posisi ke-17 setelah kesalahan strategi membuatnya tertinggal sekitar satu menit pada awal balapan di Sirkuit Intenasional Sepang.
  • Hamilton finis ketiga di belakang Max Verstappen dan Kimi Antonelli dalam kondisi balapan yang sempat dipengaruhi hujan.

RRI.CO.ID, Sepang – Lewis Hamilton meraih podium ketiga pada balapan Formula 1 Grand Prix Bahrain di Malaysia, Minggu, 3 Oktober 2026. Pembalap Ferrari itu mengaku senang dengan hasil tersebut meski sedikit kecewa dengan kesalahan strategi pada awal perlombaan.

Balapan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, itu sempat tertunda akibat badai petir dan hujan. Sejumlah pembalap, termasuk Hamilton, kesulitan menjaga kecepatan pada putaran formasi akibat kendala pada pengaturan perangkat lunak mobil.

Ketika balapan akhirnya dimulai, Hamilton memilih ban kompon lunak atau slick meski kondisi lintasan masih basah. Akibatnya, pembalap lain yang menggunakan ban intermediate mampu melewatinya.

Pilihan tersebut membuat Hamilton turun ke posisi ke-17 dan bahkan tertinggal sekitar satu menit. Ferrari sempat menyarankan pergantian ban untuk mengatasi situasi tersebut.

Namun, Hamilton memilih bertahan dengan ban slick dan mengambil risiko dari kokpit. Keputusan itu akhirnya membantunya melaju kembali melewati banyak pembalap.

Hamilton kemudian finis ketiga di belakang Max Verstappen dan Kimi Antonelli. Hasil tersebut terasa tidak terduga setelah dirinya tertinggal jauh pada awal balapan.

Pembalap Inggris itu mengaku tidak menyangka bisa kembali ke posisi ketiga setelah mengalami awal balapan yang sulit. Ia juga menilai mempertahankan mobil di lintasan sangat sulit.

“Saya tidak menyangka bisa kembali ke posisi ketiga. Jadi, saya sangat bersyukur dan sangat senang,” ujar Hamilton.

Hamilton menilai Ferrari sebenarnya memiliki peluang lebih besar jika strategi pemilihan ban di awal berjalan dengan tepat. Meski gagal memperebutkan podium tertinggi, ia menilai performa mobilnya lebih baik dibandingkan beberapa balapan sebelumnya.

Sementara itu, rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, juga menjalani balapan yang sulit setelah terlibat insiden dengan Nico Hulkenberg. Benturan kedua mobil menyebabkan kebocoran ban dan kerusakan pada sayap depan, sehingga ia harus kembali masuk pit.

Leclerc sempat berada di posisi terakhir setelah pit stop lambat untuk mengganti sayap dan ban. Namun, ia berhasil bangkit dan memacu mobilnya untuk finis di urutan keempat.

“Semua yang bisa salah pada paruh pertama balapan memang terjadi. Sedangkan paruh kedua berjalan dengan baik bagi kami,” kata Leclerc.

Pembalap asal Monako itu juga mengakui ia kesulitan memaksimalkan potensi mobil, terutama dengan kondisi lintasan yang tidak menentu. Menurutnya, posisi keempat merupakan hasil terbaik yang bisa diraih dalam situasi tersebut.

“Namun, sebagai tim, masih banyak hal yang perlu kami pelajari dan perbaiki jika menghadapi kondisi seperti ini lagi. Bagaimanapun, saya senang kami bisa menjalani balapan dengan baik di sini,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....