Acosta Tercepat di Red Bull Ring, KTM Berpeluang Akhiri Puasa Kemenangan
- 19 Sep 2026 13:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pedro Acosta menjadi pembalap tercepat dalam dua sesi latihan MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring.
- Brad Binder turut mengamankan tiket ke Q2 setelah mencatat waktu tercepat ketujuh.
- KTM berharap performa positif di Red Bull Ring dapat mengakhiri puasa kemenangan sejak 2021.
RRI.CO.ID, Spielberg – Pedro Acosta membuka peluang KTM mengakhiri puasa kemenangan MotoGP melalui performa impresif di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Pembalap Spanyol itu menjadi yang tercepat pada dua sesi latihan Grand Prix Austria, Jumat, 18 September 2026.
Acosta mencatat waktu terbaik pada sesi latihan dan unggul 0,127 detik atas pembalap Gresini, Fermin Aldeguer. Pembalap Aprilia, Ai Ogura, menempati posisi ketiga dengan selisih sekitar lima perseratus detik.
Kecepatan Acosta bahkan dinilai masih bisa meningkat karena tidak menyelesaikan lap terakhirnya secara maksimal. Ia sengaja mengurangi tekanan setelah menjadi yang tercepat pada tiga sektor awal.
Rekan setim Acosta, Brad Binder, juga mengamankan posisi ketujuh, sehingga langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua. Performa tersebut meningkatkan harapan KTM dalam menghadapi dominasi teknis Ducati dan Aprilia di MotoGP.
KTM mendapat keuntungan dari karakter Red Bull Ring yang sesuai dengan kemampuan RC16. Setelah masalah reliabilitas diperbaiki bulan lalu, motor KTM itu kini mampu memanfaatkan lintasan lurus dan pengereman.
Kondisi ban belakang Michelin dengan konstruksi khusus juga membantu performa KTM di Austria. Ban tersebut digunakan pada sirkuit dengan beban tinggi, termasuk Red Bull Ring dan Buriram.
Binder menjelaskan ban tersebut membuat bagian depan motornya tidak terlalu terbebani saat digunakan. “Ban belakang berbeda ini membuat bagian depan tidak terlalu terdorong dan masalah depan berkurang,” ujarnya, dikutip dari Motorsport.
Pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, menilai kondisi grip rendah semakin menguntungkan karakter motor KTM. Menurutnya, Acosta sangat kuat saat melakukan pengereman ketika daya cengkeram lintasan berkurang.
“Dulu, kami tampil lebih baik di lintasan dengan tingkat cengkeraman yang sangat tinggi, tetapi sekarang kondisinya justru berbanding terbalik. Pedro sangat kuat dalam melakukan pengereman, ketika grip lintasan rendah, situasinya menjadi semakin sulit bagi pembalap lainnya,” kata Espargaro.
Sementara itu, Acosta mengakui masih kesulitan menghadapi tikungan panjang kelima hingga ketujuh. Ia menyebut kecepatan Binder di sektor tersebut sebagai referensi penting untuk pengembangan performanya.
“Dia lebih cepat dari saya di sektor ketiga. Ini memang bagian yang masih menjadi kendala bagi saya, tetapi hal ini akan menarik untuk diperhatikan,” kata Acosta.
KTM terakhir meraih kemenangan MotoGP bersama Miguel Oliveira di Indonesia pada 2021. Meski peluang kemenangan terbuka, Acosta memilih menahan ekspektasi dan menunggu perkembangan Ducati serta Aprilia.
Ia menegaskan belum ingin memberikan tekanan dengan mematok target kemenangan pada balapan utama. “Ini masih Jumat, kita lihat bagaimana Ducati dan Aprilia berkembang besok,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....