Kimi Antonelli Menangi GP Italia dari Posisi Start ke-19
- 07 Sep 2026 02:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hasil ini membuat Antonelli kian kokoh di puncak klasemen kejuaraan dunia pembalap dengan mengoleksi 267 poin
- Kimi Antonelli menjuarai Grand Prix Italia di Monza setelah start dari posisi ke-19.
- Antonelli mengalahkan George Russell dengan strategi ban lebih segar.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi pembalap Italia di Monza sejak 1966.
RRI.CO.ID, Monza - Kimi Antonelli meraih kemenangan sensasional di Grand Prix Italia setelah mengawali balapan dari posisi ke-19, Minggu, 6 September 2026. Pembalap Mercedes itu menyebut kemenangan di Monza sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
Peluang Antonelli menang di kandang sendiri sempat terlihat kecil sebelum balapan 53 putaran itu dimulai. Ia harus start dari barisan belakang setelah menggunakan sejumlah komponen power unit baru.
Namun, jalannya balapan berubah setelah insiden Charles Leclerc di tikungan terakhir putaran pertama yang memicu red flag. Saat balapan dihentikan, Antonelli sudah berhasil naik ke posisi ke-12.
Antonelli kemudian melanjutkan kebangkitannya setelah restart dan terus memangkas jarak dengan pembalap-pembalap di depannya. Ia bahkan bersaing dengan rekan setimnya, George Russell, untuk memperebutkan posisi terdepan.
Mercedes kemudian memasukkan Antonelli ke pit saat Virtual Safety Car berlangsung di pertengahan balapan. Strategi tersebut membuat Antonelli memiliki ban yang lebih segar dibandingkan Russell pada fase akhir.
Dengan empat lap tersisa, Antonelli berhasil mengejar Russell dan menyalip pembalap Inggris tersebut. Ia finis terdepan, mengungguli Russell dan Max Verstappen di posisi kedua dan ketiga.
“Ini luar biasa, saya sangat bahagia dan tidak pernah membayangkan bisa berada di sini hari ini tetapi kami berhasil mewujudkannya. Saya sangat bahagia, ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan," kata Antonelli usai balapan, dikutip dari formula1.com.
Antonelli mengaku mulai percaya diri mengejar kemenangan setelah restart kedua dan berada di barisan depan. “Saya tahu punya peluang untuk menang, dan saya benar-benar mempercayainya,” kata Antonelli.
Ia menilai persaingan dengan Russell sangat sulit karena efek slipstream di lintasan Monza sangat kuat. “Sulit untuk menjauh karena efek slipstream sangat kuat,” ujar pembalap Italia tersebut.
Russell memilih tetap berada di lintasan ketika Antonelli masuk pit dan kemudian mengalami masalah dengan kondisi bannya. “Dengan ban yang lebih segar, saya bisa meningkatkan kecepatan dan akhirnya meraih kemenangan,” kata Antonelli.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama pembalap Italia di Monza sejak Ludovico Scarfiotti pada 1966. Antonelli juga menjadi pembalap kedua dalam sejarah Formula 1 yang menang setelah start dari posisi ke-19.
Kemenangan ketujuh Antonelli musim ini memperlebar keunggulannya atas Russell menjadi 66 poin di klasemen pembalap. Persaingan keduanya sempat menegangkan ketika hampir bersentuhan di chicane pertama pada fase akhir balapan.
Antonelli sempat keluar lintasan dan masuk gravel, tetapi berhasil kembali mengendalikan mobilnya. “Saya sempat berpikir peluang saya hilang, tetapi untungnya kecepatannya masih cukup untuk membawa kemenangan,” ujarnya.
Antonelli kini kokoh di puncak klasemen kejuaraan dunia pembalap dengan mengoleksi 267 poin. Russell membuntuti di tempat kedua dengan 201 poin, sementara Lewis Hamilton berada di peringkat ketiga dengan 191 poin.
Hasil Formula 1 Grand Prix Italia 2026
- Kimi Antonelli – Mercedes – 1:51:15.281
- George Russell – Mercedes – +3.857 detik
- Max Verstappen – Red Bull Racing – +14.718 detik
- Lando Norris – McLaren – +19.056 detik
- Oscar Piastri – McLaren – +19.253 detik
- Lewis Hamilton – Ferrari – +24.655 detik
- Pierre Gasly – Alpine – +27.351 detik
- Isack Hadjar – Racing Bulls – +45.136 detik
- Franco Colapinto – Alpine – +47.353 detik
- Yuki Tsunoda – Racing Bulls – +58.187 detik
- Gabriel Bortoleto – Audi – +65.187 detik
- Nico Hulkenberg – Audi – +66.187 detik
- Carlos Sainz – Williams – +74.117 detik
- Liam Lawson – Red Bull Racing – +75.609 detik
- Oliver Bearman – Haas F1 Team – +78.958 detik
- Esteban Ocon – Haas F1 Team – +1 lap
- Alexander Albon – Williams – +1 lap
- Sergio Perez – Cadillac – +1 lap
Valtteri Bottas – Cadillac – +2 lap
Tidak finis (DNF):
- Lance Stroll – Aston Martin – 26 lap
- Fernando Alonso – Aston Martin – 23 lap
- Charles Leclerc – Ferrari – 1 lap
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....