Menang di Aragon, Marquez Ungkap Sempat Buat Kesalahan Fatal
- 30 Agt 2026 22:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Marc Marquez sempat turun dari posisi pertama ke urutan ketiga akibat lupa menonaktifkan perangkat belakang motornya pada sesi awal balapan MotoGP Aragon.
- Pembalap Ducati itu berhasil bangkit, merebut kembali posisi terdepan, lalu mengalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi untuk meraih kemenangan keempat musim ini.
- Hasil di Aragon membawa Marquez ke posisi kedua klasemen, hanya tertinggal 19 poin dari Jorge Martin.
RRI.CO.ID, Jakarta – Marc Marquez mengungkap kesalahan perangkat belakang yang membuatnya turun posisi pada awal balapan MotoGP Aragon 2026. Meski sempat kehilangan posisi terdepan, pembalap Ducati itu mampu bangkit dan meraih kemenangan keempatnya musim ini.
Grand Prix Aragon digelar di Sirkuit MotorLand pada Minggu, 30 Agustus 2026. Marquez finis terdepan, diikuti Pedro Acosta di posisi kedua dan Marco Bezzecchi di tempat ketiga.
Dilansir dari Motorsport, Marquez mengawali balapan dari posisi kedua dan langsung menyalip Bezzecchi menuju Tikungan 1. Namun, perangkat pengatur ketinggian belakang motornya belum dinonaktifkan saat memasuki Tikungan 2.
Kondisi tersebut membuat bagian belakang motor Marquez menyentuh permukaan lintasan dan kehilangan ketinggian. Situasi itu dimanfaatkan Bezzecchi dan Jorge Martin untuk melewati juara dunia MotoGP 2025 tersebut.
Marquez kemudian kembali merebut posisi dari Bezzecchi dan Martin setelah perangkat motornya kembali normal. Ia juga mampu menahan serangan Acosta hingga akhirnya mengamankan kemenangan di Aragon.
Marquez mengakui kesalahan tersebut terjadi karena lupa menonaktifkan perangkat belakang setelah mengaktifkannya pada lap pemanasan. Menurutnya, perangkat tersebut membuat pengaturan motor sangat rendah sepanjang sektor pertama setelah insiden di Tikungan 2.
“Saya melakukan kesalahan besar karena lupa menonaktifkan perangkat belakang. Itu menjadi momen yang menakutkan, tetapi setelah memimpin, saya berusaha mengatur ritme,” kata Marquez usai balapan.
Bezzecchi turut menceritakan situasi tersebut karena hampir menabrak Marquez setelah Tikungan 2. “Saya melihat percikan dari motornya dan hampir menabraknya karena dia berhenti sepenuhnya,” ujar Bezzecchi.
Kemenangan ganda di Aragon membuat posisi Marquez dalam persaingan gelar kembali menguat setelah hasil sulit di Silverstone. Absennya Ai Ogura dan podium ketiga Bezzecchi turut memengaruhi perubahan klasemen kejuaraan.
Marquez kini naik dari posisi keempat menuju peringkat kedua klasemen dan berjarak 19 poin dari Martin di puncak. Pembalap Spanyol itu juga telah delapan kali menang di Aragon dalam ajang MotoGP.
Marquez menyadari persaingan gelar masih ketat karena Martin dan Bezzecchi tampil sangat cepat sepanjang musim. “Saya harus memberikan kemampuan terbaik di sirkuit yang cocok bagi saya,” kata Marquez.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....