Ferrari Siapkan Mesin Baru untuk Formula 1 GP Italia di Monza

  • 29 Agt 2026 00:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ferrari menghadirkan mesin baru dan pembaruan aerodinamika pada balapan kandang Formula 1 Grand Prix Italia di Monza.
  • Pabrikan Italia itu memanfaatkan kesempatan pengembangan tambahan (ADUO) untuk meningkatkan performa kompetitif mereka.
  • Ferrari dinyatakan tertinggal lebih dari empat persen dari patokan ADUO, mendorong langkah pembaruan ini sebagai upaya mengejar ketertinggalan dan memburu hasil kuat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ferrari menyiapkan mesin baru dan sejumlah pembaruan aerodinamika untuk menghadapi Formula 1 Grand Prix Italia di Monza. Pabrikan Italia itu berharap peningkatan performa tersebut dapat membantu mengejar ketertinggalan sekaligus memburu hasil kuat di hadapan pendukungnya.

Ferrari memanfaatkan Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO) untuk menghadirkan pembaruan mesin pada balapan kandangnya musim ini. Langkah tersebut dilakukan setelah Ferrari dinyatakan tertinggal lebih dari empat persen dari patokan ADUO.

Dilansir dari Motorsport, unit tenaga terbaru akan mengusung revisi ruang bakar dan turbocharger, dengan perkiraan tambahan tenaga mencapai 15 daya kuda. Peningkatan itu diproyeksikan dapat memangkas separuh selisih performa Ferrari terhadap mesin Mercedes.

Tim berjuluk ‘Kuda Jingkrak’ itu juga diprediksi memperoleh potensi tambahan performa melalui bahan bakar baru yang dikembangkan Shell. Mesin 067/7 telah memenuhi batas keandalan setelah menjalani pengujian berulang di bangku uji.

Para insinyur Ferrari menargetkan tenaga puncak dan karakter penyaluran torsi berbeda di Monza. Perubahan tersebut diharapkan membantu distribusi energi listrik menjadi lebih optimal.

Dari sisi aerodinamika, Ferrari membawa versi baru sayap belakang ‘Macarena’ yang lebih efisien. Tim juga menyiapkan blown exhaust yang dapat disesuaikan apabila pengurangan hambatan udara diperlukan.

Ferrari juga akan menggunakan livery khusus untuk merayakan kesuksesan Michael Schumacher bersama tim. Skuad tersebut menjadikan Monza sebagai momentum kebangkitan setelah gagal meraih podium dalam dua balapan terakhir.

Upaya tersebut mendapat keuntungan setelah Mercedes mengonfirmasi penalti Kimi Antonelli untuk balapan di Monza, Minggu, 6 September 2026. Sang pemuncak klasemen akan memulai lomba dari baris paling belakang setelah mengganti unit tenaga secara penuh.

George Russell tidak dijadwalkan menerima penalti, meski Baku disebut sebagai salah satu kemungkinan lokasi penggantian unit tenaganya. Mercedes tetap berupaya mengganggu laju Ferrari dengan menempatkan salah satu pembalapnya di posisi depan.

Ferrari kini menghadapi tekanan karena hanya meraih tiga kemenangan dalam 19 Grand Prix Italia terakhir di Monza. Pada dua balapan terakhir, Ferrari juga kalah dalam perolehan poin dari McLaren.

Kondisi tersebut membuat Ferrari tertinggal 87 poin dari Mercedes dalam klasemen kejuaraan dunia konstruktor Formula 1. Karena itu, Monza menjadi kesempatan penting bagi Ferrari untuk membalas ketertinggalan dan menghidupkan kembali target gelar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....