Susie Wolff dan Kiprahnya Sebagai Perempuan di Formula 1

  • 20 Agt 2026 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Susie Wolff mencatat sejarah sebagai perempuan yang tampil di ajang Formula 1 saat mengemudikan Williams pada Grand Prix Inggris 2014.
  • Karier Susie Wolff dimulai dari karting sebelum berkompetisi di ajang single-seater dan Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) selama tujuh musim.
  • Prestasi Susie Wolff menunjukkan kontribusi signifikan perempuan dalam dunia motorsport profesional di tingkat internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta – Susie Wolff menjadi salah satu yang mencatat sejarah sebagai perempuan yang tampil di ajang Formula 1 (F1). Saat itu, ia mengemudikan Williams pada Grand Prix Inggris 2014.

Karier Susie Wolff dimulai dari karting sebelum beralih ke kompetisi single-seater. Ia kemudian menjalani tujuh musim di ajang Deutsche Tourenwagen Masters (DTM).

Pada 2012, Williams merekrut Susie Wolff sebagai development driver. Ia turut bekerja di simulator dan membantu pengembangan mobil Williams.

Melansir laman Formula 1, Kesempatan tampil di F1 datang pada Grand Prix Inggris 2014 di Sirkuit Silverstone. Susie Wolff mengemudikan Williams FW36 dalam sesi latihan bebas pertama atau FP1.

Susie Wolff menjadi perempuan pertama yang mengikuti sesi resmi F1 sejak Giovanna Amati pada 1992. Namun, masalah mesin membuat penampilannya di Silverstone berakhir lebih cepat.

Ia kembali tampil pada Grand Prix Jerman 2014 di Sirkuit Hockenheim dan menempati posisi ke-15 dari 22 pembalap di FP1. Susie Wolff mencatat waktu sekitar dua persepuluh detik lebih lambat dari rekan setimnya, Felipe Massa.

Williams kemudian memberi kesempatan bagi Susie Wolff untuk menjadi test driver pada. Ia menjalankan beberapa sesi latihan bebas dan pengujian mobil sebelum akhirnya menyatakan pensiun pada akhir 2015.

Setelah pensiun, Susie Wolff tetap berkarier di motorsport dan menjadi Kepala Tim Venturi Racing di Formula E pada 2018. Hal itu menjadikannya salah satu perempuan yang bisa menduduki jabatan tinggi dalam manajemen olahraga F1.

Susie Wolff kemudian menjabat menjadi Chief Executive Officer Venturi sebelum meninggalkan tim tersebut pada 2022. Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Managing Director F1 Academy.

F1 Academy sendiri menjadi wadah untuk persiapan talenta muda menuju jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, ajang tersebut juga membuka ruang bagi perempuan untuk berkarier di bidang motorsport.

Perjalanannya menunjukkan bahwa perempuan juga mampu memiliki peran di bidang motorsport. Tak hanya sebagai pembalap, namun bisa juga berlanjut memimpin sebuah tim hingga manajemen yang lebih besar lagi. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....