Akui Kesulitan di GP Inggris, Marc Marquez Tak Ingin Panik dalam Perburuan Gelar
- 10 Agt 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Marc Marquez finis ketujuh pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone setelah sempat berada di posisi ketiga pada awal balapan.
- Marquez menilai masalah utama berasal dari dirinya, bukan ban atau performa motor.
- Hasil tersebut membuat Marquez turun ke posisi keempat klasemen, tetapi ia menolak panik dalam persaingan gelar.
RRI.CO.ID, Jakarta – Marc Marquez mengakui dirinya menjadi penyebab hasil buruk pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu, 9 Agustus 2026. Pembalap Ducati itu hanya finis ketujuh setelah sempat menempati posisi ketiga pada lap pembuka.
Marquez kesulitan mempertahankan kecepatan sepanjang balapan. Performa motor Ducati yang dikendarainya juga kalah dari Aprilia dan pembalap lainnya seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Masalah ban belakang menjadi penyebab utama kesulitan yang dialami Marquez pada balapan Sprint sehari sebelumnya. Namun, pembalap asal Spanyol itu memastikan kendala tersebut tidak kembali terjadi dalam balapan utama.
Menurutnya, motor Desmosedici dan ban bekerja sesuai harapan. Marquez bahkan menilai performa ban tetap terjaga hingga lap-lap terakhir.
Ketika ditanya penyebab dirinya gagal finis lebih tinggi, Marquez memberikan jawaban singkat. “Saya sendiri,” ujar pembalap berusia 33 tahun tersebut, dikutip dari motorsport.com.
Juara dunia bertahan itu menilai posisi ketujuh sebenarnya sudah sesuai perkiraan sebelum balapan berlangsung. “Target optimistis kami adalah lima besar, tetapi kami tidak mampu menjalankannya sebaik mungkin,” katanya.
Ia sebelumnya menyebut gaya balapnya kurang cocok dengan karakter lintasan Silverstone. Kondisi cedera bahu juga membuatnya sulit menutupi kelemahan tersebut seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.
Marquez mengakui dirinya kini lebih kesulitan menjaga performa dalam balapan. “Sekarang saya bisa tampil baik saat time attack, tetapi daya tahan masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Hasil ini membuat Marquez turun ke posisi keempat klasemen dengan selisih 40 poin dari pemuncak klasemen, Jorge Martin. Ia sebelumnya naik ke posisi ketiga setelah meraih tiga kemenangan dalam empat balapan terakhir sebelum jeda musim panas.
Meski kehilangan momentum, Marquez menegaskan tidak akan terburu-buru menghadapi persaingan gelar. “Saya akan bertarung ketika merasa nyaman di motor, tetapi jika tidak, saya tidak akan terus memaksakan diri,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....