Aston Martin Uji Mesin Baru Honda jelang GP Belanda

  • 30 Jul 2026 22:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aston Martin menguji mesin spesifikasi terbaru Honda di Hungaroring sebelum debut pada Grand Prix Belanda.
  • Paket 16 pengembangan AMR26 membantu Fernando Alonso menembus Q2 untuk pertama kalinya musim ini.
  • Aston Martin dan Honda mengaku kerja sama teknis semakin solid setelah melewati awal musim yang sulit.

RRI.CO.ID, Jakarta – Aston Martin menguji mesin spesifikasi terbaru Honda di Sirkuit Hungaroring, Hungaria. Pengujian dilakukan setelah paket pembaruan diperkenalkan pada Grand Prix Hungaria akhir pekan lalu.

Dilansir dari formula1.com, Aston Martin membawa 16 pengembangan sekaligus pada mobil AMR26. Pembaruan tersebut membantu Fernando Alonso menembus sesi kualifikasi Q2 untuk pertama kalinya musim ini.

Alonso kemudian finis di posisi ke-13 pada balapan utama di Hungaroring, Minggu, 26 Juli 2026. Sementara rekan satu timnya, Lance Stroll, menyusul di urutan ke-14.

Seusai balapan akhir pekan, Aston Martin tetap berada di Hungaroring untuk mengikuti uji ban bersama Pirelli. Tim pabrikan Inggris itu kemudian melanjutkan agenda dengan ‘filming day’ pada Rabu, 29 Juli 2026.

Manajer Trackside sekaligus Kepala Insinyur Honda, Shintaro Orihara, menjelaskan dukungan terhadap integrasi mesin baru. Ia menyebut tim berhasil mengumpulkan data penting sepanjang akhir pekan di Hungaria.

“Di Hungaria, kami mendukung tim dalam proses integrasi unit daya ke mobil. Kami juga berhasil mengumpulkan data penting yang akan membantu kami menghadapi balapan berikutnya,” kata Orihara, dikutip dari formula1.com.

Orihara mengatakan mesin baru pertama kali dijalankan menggunakan mobil AMR26 saat hari pengambilan gambar. Pengujian itu berlangsung sebelum jeda musim panas Formula 1 dimulai.

Honda memastikan mesin terbaru benar-benar turun ke lintasan pada agenda filming day tersebut. Fokus berikutnya mengarah ke persiapan tambahan menjelang Grand Prix Belanda di Zandvoort pada 21-23 Agustus 2026.

Sementara itu, Chief Trackside Officer Aston Martin, Mike Krack, mengakui hubungan tim dengan Honda sempat mengalami masa sulit. Namun, kedua pihak memilih bekerja bersama untuk mengatasi berbagai kendala.

“Mudah saja saling menyalahkan, tetapi kami duduk bersama dan berkata, kami menghadapi situasi ini bersama. Kami harus bekerja keras untuk keluar dari kondisi ini bersama-sama," ujar Krack, dikutip dari formula1.com.

Krack mengatakan Aston Martin memahami kemitraan dengan Honda akan melewati banyak tantangan pada awal musim. Ia menilai komunikasi intensif telah memperkuat kolaborasi antara tim di Silverstone, Inggris, dan Honda di Sakura, Jepang.

“Kami harus bersikap dewasa dan profesional dalam situasi seperti ini. Jika segera kembali bersaing, kami bisa melihat enam bulan terakhir sebagai pelajaran berharga,” ujar Krack.

Aston Martin hanya mampu mengumpulkan satu poin pada paruh pertama musim Formula 1 2026. Mereka bertengger di posisi ke-10 klasemen konstruktor, satu tingkat di atas Cadillac yang menjadi juru kunci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....