Gagal Menang, Piastri Sesali Insiden dengan Sainz di GP Hungaria
- 27 Jul 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Oscar Piastri dari tim McLaren gagal menyelesaikan balapan Grand Prix Hungaria 2026 akibat dugaan kerusakan gearbox pada penghujung balapan 70 putaran.
- Piastri memulai balapan dari posisi ketiga dan berhasil merebut posisi pertama setelah menyalip Charles Leclerc dan Lando Norris pada awal balapan.
- Insiden kontak dengan Carlos Sainz dari Williams membuat Piastri kehilangan waktu serta momentum dalam persaingan podium teratas dengan Norris.
RRI.CO.ID, Jakarta - Oscar Piastri kehilangan peluang meraih kemenangan Grand Prix Hungaria setelah gagal finis di Hungaroring, Minggu, 26 Juli 2026. Pembalap McLaren itu tidak dapat menyelesaikan balapan akibat dugaan kerusakan gearbox pada penghujung balapan 70 putaran tersebut.
Dilansir dari formula1.com, Piastri memulai balapan dari posisi ketiga dan langsung menyalip Charles Leclerc selepas start. Ia kemudian melewati rekan setimnya, Lando Norris, di Tikungan 2 untuk merebut posisi terdepan.
Pembalap Australia tersebut kemudian memimpin jalannya lomba sepanjang paruh pertama balapan. Situasi berubah setelah pit stop kedua ketika ia memasuki kelompok mobil yang akan disalip.
Saat berusaha memperbaiki posisinya, kontak terjadi antara Piastri dan backmarker, Carlos Sainz, yang tertinggal satu lap. Insiden itu membuat Piastri kehilangan waktu serta momentum dalam persaingan melawan Norris.
Masalah kembali menimpa Piastri sekitar 15 putaran sebelum finis, saat mobil MCL40 miliknya diduga mengalami kerusakan gearbox. Kondisi tersebut memaksanya menghentikan balapan saat peluang merebut podium masih terbuka.
"Tentu saya sangat kecewa. Putaran pertama berjalan baik, tetapi setelah itu semuanya yang bisa salah benar-benar terjadi,” kata Piastri, dikutip dari formula1.com, Senin, 27 Juli 2026.
Piastri menilai insiden dengan Sainz menjadi titik balik yang merugikan peluangnya. “Dia bertarung memperebutkan posisi belakang seperti sedang memperebutkan gelar juara dunia dan membuat saya kehilangan pimpinan balapan,” ujarnya.
Ia juga menilai kurangnya kesadaran situasi di pihak Williams tidak dapat diterima. Piastri menegaskan timnya tidak bisa disalahkan karena strategi balapan tidak dirancang untuk menghadapi insiden dengan mobil yang akan disalip.
Setelah balapan, Sainz menerima penalti lima detik atas insiden tersebut. Namun, pembalap Williams itu menjelaskan situasi yang dihadapinya saat bertarung melawan Fernando Alonso.
Sainz mengungkapkan sistem lampu biru pada kemudi tidak berfungsi akibat gangguan komunikasi data GPS. Menurutnya, kondisi itu membuatnya tidak mengetahui bahwa Piastri akan melakukan overlap.
"Kami tidak memiliki lampu biru di kemudi yang biasanya membantu mengetahui saat akan disalip. Saya sungguh meminta maaf kepada Oscar, tetapi saya memiliki alasan yang cukup kuat atas kejadian itu,” kata Sainz.
Bendera atau lampu biru biasanya muncul untuk memberitahu pembalap barisan belakang bahwa mereka akan disalip pembalap barisan depan. Dalam situasi ideal, Sainz seharusnya memberi jalan bagi Piastri untuk mendahuluinya dalam perebutan posisi terdepan.
Meski menerima hukuman yang diberikan, Sainz menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari balapan. Pembalap Spanyol itu juga menyebut Piastri gagal finis bukan karena insiden dengannya, melainkan karena masalah berbeda.
“Dia tidak gagal finis karena saya, itu hanya sebuah kontak, dan kejadian itu tidak terlalu mengganggu jalannya balapan. Namun, memang sulit ketika kami semua menghadapi masalah seperti ini,” ujarnya.
Grand Prix Hungaria 2026 dimenangkan oleh Norris, menungguli Max Verstappen dan Kimi Antonelli yang finis kedua dan ketiga. Balapan tersebut akan menjadi seri terakhir sebelum jeda musim panas Formula 1 musim 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....