Vowles Tegaskan Sainz dan Albon Masa Depan Williams
- 01 Jun 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- James Vowles memastikan Carlos Sainz dan Alex Albon tetap menjadi duet utama Williams untuk beberapa musim ke depan.
- Williams mengalami awal musim 2026 yang sulit akibat kendala produksi mobil pada musim dingin lalu.
- Tim tetap berpegang pada target menjadi penantang gelar juara dunia pada 2030.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kepala Tim Williams, James Vowles, menegaskan kepercayaannya pada Carlos Sainz dan Alex Albon untuk Formula 1 musim 2027. Ia ingin kedua pembalap itu bertahan dalam proyek jangka panjang tim, bahkan untuk musim-musim berikutnya.
Hal tersebut disampaikan Vowles dalam wawancaranya bersama koresponden dan presenter F1, Lawrence Barretto. Ia menyampaikan hal tersebut mengingat kontrak kedua pembalap Williams itu akan habis pada akhir musim 2026 ini.
Sainz bergabung dengan Williams melalui kontrak multi-tahun sejak musim lalu. Ia memilih Williams setelah kehilangan kursinya di Ferrari.
Sementara itu, Albon lebih dulu bergabung dengan tim asal Inggris tersebut. Pembalap Thailand itu telah membela Williams sejak musim 2022.
Musim 2025 berjalan di luar perkiraan bagi Williams. Tim menempati posisi kelima klasemen konstruktor setelah tampil kompetitif sepanjang musim.
Albon rutin meraih poin pada sebagian besar balapan musim lalu. Sementara Sainz turut menyumbang dua podium penting menjelang akhir musim.
Williams berharap melangkah lebih jauh melalui regulasi baru musim 2026. Namun, kendala produksi saat musim dingin menghambat persiapan tim.
Tim kini menempati posisi kedelapan klasemen konstruktor. Williams baru mengoleksi tujuh poin dalam lima seri balapan musim ini.

Meski performa belum sesuai target, Vowles tetap optimistis untuk mempertahankan kedua pembalapnya tersebut. Ia juga yakin Sainz dan Albon akan tetap bertahan dalam proyek jangka panjang tim.
“Selalu akan ada masa spekulasi perpindahan pembalap, tetapi kami yang menentukan segalanya, baik sekarang maupun lima tahun ke depan. Kami harus menghadirkan mobil yang lebih kompetitif sehingga mereka merasa layak tetap berada di sini,” ujar Vowles, dikutip dari formula1.com, Senin, 1 Juni 2026.
Menurut Vowles, Sainz dan Albon menunjukkan kepemimpinan saat tim menghadapi masa sulit. Keduanya terus membantu menjaga arah pengembangan tim meski performa mobil tidak sesuai ekspektasi.
Vowles juga menegaskan target Williams tidak berubah hingga 2030. Ia menyebut masalah saat ini hanya hambatan sementara yang dapat diperbaiki.
Sebelumnya, Williams berhasil meraih dua poin tambahan pada balapan di Sirkuit Gilles-Villeneuve, Kanada, bulan Mei lalu. Sainz membawa mobilnya finis di posisi kesembilan, sementara Albon gagal finis setelah mobilnya ditabrak Oscar Piastri.
Pembalap asal Spanyol itu sebelumnya sempat mengeluhkan regulasi baru musim 2026 yang dinilai menghambat performa mobil. Ia berharap musim depan akan jauh lebih ideal tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi F1 secara keseluruhan.
"Dari sisi saya, saya memutuskan untuk berhenti mengeluh karena jelas musim ini tidak ideal. Namun, saya sangat optimistis menghadapi musim depan dan melihat seberapa besar perubahan yang bisa terjadi,” ujar Sainz.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....