Konsisten Raih Poin, Haas Kini Bertengger di Lima Besar Klasemen Konstruktor
- 30 Mar 2026 14:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Haas menempati posisi keempat di klasemen konstruktor F1 2026 terhitung setelah GP Jepang.
- Sementara ini, Haas bisa ungguli tim besar seperti Red Bull Racing.
- Ayao Komatsu targetkan Haas untuk terus buat banyak peningkatan di musim ini.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim TGR Haas menunjukkan performa yang cukup konsisten di Formula 1 2026. Dari tiga balapan sejak GP Australia, Haas selalu membawa pulang poin yang membawa mereka terus merangkak naik di klasemen konstruktor.
Sejak balapan pembuka di Australia saja, Ollie Bearman sudah bisa finis ketujuh dan menyumbang enam poin untuk Haas. Pencapaian ini terbilang cukup untuk jadi bekal awal mereka.
Bearman lagi-lagi tampil impresif di GP China. Setelah finis kelima, ia otomatis menyumbang 10 poin untuk dirinya dan tim.
Di GP Jepang, notabene balapan ketiga musim ini, giliran Esteban Ocon yang unjuk gigi. Meski rekan setimnya harus DNF, Ocon masih bisa bawa dirinya finis di posisi sepuluh dan bawa pulang poin.
Meski keduanya belum sempat raih poin secara bersamaan, mereka tetap terhitung mampu pertahankan momentum. Setidaknya satu pembalap bisa selalu finis 10 besar.
Hingga GP Jepang rampung, Haas sudah mengoleksi sebanyak 18 poin. Catatan ini cukup untuk menempatkan mereka di posisi keempat klasemen sementara untuk konstruktor.
Menariknya, Haas kini berada di atas Red Bull Racing yang baru mengoleksi 16 poin. Kondisi ini menunjukkan perubahan peta persaingan, di mana tim papan tengah mulai kelihatan berpotensi mampu menekan tim pabrikan besar.
Dari sisi individu, Bearman juga tampil mengejutkan dengan menempati posisi ketujuh klasemen pembalap dengan 17 poin. Ia unggul atas sang juara dunia, Max Verstappen yang masih tertahan di bawahnya.
Mengutip pernyataan yang pernah disampaikan Prinsipal Tim Haas, Ayao Komatsu, ia tampaknya percaya diri dan akan selalu menargetkan Haas untuk bisa lebih unggul dibanding musim sebelumnya. “Kami sadar kami masih tim kecil di grid, tapi kami terus membuat banyak peningkatan," katanya dalam wawancaranya di podcast High Performance bersama Jake Humphrey, 19 Januari 2026.
"Yang saya yakini adalah apa pun yang kami hadapi di Januari, Februari, dan Maret, saat mobil mulai turun di fase awal musim, kami punya kepercayaan diri. Dua tahun berturut-turut kami mampu mengembangkan mobil secara signifikan sepanjang musim dan jadi mobil tercepat kelima, itu memberi kami keyakinan besar," ujarnya.
Bagaimanapun, F1 2026 masih belum berjalan setengahnya. Masih ada 22 balapan (dikurangi Bahrain dan Arab Saudi) yang menanti sepanjang musim ini dengan segala kemungkinannya.
Bukan tidak mungkin, jika tim-tim lain seperti Haas mulai menunjukkan taringnya dengan modal konsistensi dan strategi yang solid. Siapapun bisa menjadi kuda hitam yang bisa menantang posisi tim-tim besar di atasnya.
Klasemen Pembalap F1 2026 (setelah GP Jepang):
1. Kimi Antonelli (Mercedes): 72
2. George Russell (Mercedes): 63
3. Charles Leclerc (Ferrari): 49
4. Lewis Hamilton (Ferrari): 41
5. Lando Norris (McLaren): 25
6. Oscar Piastri (McLaren): 21
7. Ollie Bearman (Haas): 17
8. Pierre Gasly (Alpine): 15
9. Max Verstappen (Red Bull Racing): 12
10. Liam Lawson (Racing Bulls): 10
11. Arvid Lindblad (Racing Bulls): 4
12. Isack Hadjar (Red Bull Racing): 4
13. Carlos Sainz jr (Williams): 2
14. Gabriel Bortoleto (Audi): 2
15.Franco Colapinto (Alpine): 1
16. Esteban Ocon - (Haas): 1
Klasemen Konstruktor F1 2026 (setelah GP Jepang):
1. Mercedes: 135
2. Ferrari: 90
3. McLaren: 46
4. Haas F1 Team: 18
5. Red Bull Racing: 16
6. Alpine: 16
7. Racing Bulls: 14
8. Audi: 2
9. Williams: 2
10. Cadillac: 0
11. Aston Martin: 0
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....