Leclerc Akui Ferrari Masih Sulit Saingi Mercedes di Jepang
- 26 Mar 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Charles Leclerc menilai peluang Ferrari untuk menang masih sulit, meski tim terus menyiapkan pembaruan.
- Ferrari masih tertinggal 0,4–0,5 detik dari Mercedes, terutama saat sesi kualifikasi.
- Lewis Hamilton mulai nyaman dengan mobilnya, namun tetap realistis soal peluang kemenangan.
RRI.CO.ID, Suzuka – Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menilai timnya masih menghadapi tantangan besar untuk menyaingi Mercedes di Grand Prix Jepang. Ia memastikan tim terus bekerja keras dalam menghadirkan pembaruan demi mengejar target kemenangan musim ini.
Ferrari memulai musim 2026 dengan cukup positif di bawah regulasi baru yang berlaku. Tim pabrikan Italia tersebut telah mengamankan dua podium pada dua seri balapan Formula 1 awal musim.
Meski demikian, jarak performa dengan Mercedes masih terasa, terutama dalam sesi kualifikasi satu putaran. Ferrari belum mampu mengamankan posisi baris depan sepanjang musim berjalan.
“Jelas dari beberapa balapan awal, kita melihat banyak pertarungan antarmobil yang cukup menarik. Namun, ketika performa sedikit tidak optimal, Anda bisa kehilangan banyak waktu putaran,” ujar Leclerc.
Pembalap asal Monako itu mengakui Ferrari hanya bisa mengganggu Mercedes pada fase awal lomba. Ia menyebut Mercedes masih unggul sekitar empat hingga lima persepuluh detik sejauh ini.
“Satu-satunya peluang kami untuk tetap bersama mereka adalah mengganggu di beberapa lap awal. Tetapi begitu mereka mendapatkan udara bersih, mereka menunjukkan kecepatan sebenarnya seperti pada balapan terakhir,” kata Leclerc.
Ferrari sempat menunjukkan potensi bersaing dengan memimpin balapan sebelum ditekan dua pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli. Duel ketat pun terjadi, meski keunggulan belum bisa dipertahankan hingga akhir balapan.
Pada seri pembuka di Australia, Russell tampil sebagai juara, diikuti Antonelli dan Leclerc di podium kedua dan ketiga. Sementara pada balapan di Tiongkok, Antonelli tampil tercepat, disusul Russell dan pembalap Ferrari lainnya, Lewis Hamilton.
Leclerc menegaskan target Ferrari musim ini bukan sekadar finis di podium, melainkan meraih kemenangan. Tim berjuluk ‘Kuda Jingkrak’ itu terakhir kali naik ke podium tertinggi pada balapan di Meksiko musim 2024.
Pada balapan GP Jepang akhir pekan ini, Leclerc memilih realistis dalam menilai peluang Ferrari. Ia akan menunggu hasil latihan bebas pertama untuk mengukur posisi tim dibanding Mercedes.
Sementara itu, Hamilton datang ke Sirkuit Suzuka dengan lebih percaya diri usai mengamankan podium pertamanya bersama Ferrari. Pembalap Inggris itu menyebut mobil musim ini lebih sesuai dengan gaya berkendaranya sehingga memudahkan dalam meraih hasil maksimal.
Meski demikian, Hamilton menilai peluang meraih kemenangan bersama Ferrari masih belum realistis pada awal tahun ini. Tim harus meningkatkan performa untuk dapat bersaing dengan Mercedes di baris terdepan.
“Sepertinya masih terlalu cepat untuk itu, ini baru balapan ketiga dan kami baru saja meraih podium. Kami akan terus membangun performa, karena Mercedes masih unggul dan kami masih memiliki jarak untuk dikejar,” ujar Hamilton.
Rangkaian balapan di Sirkuit Suzuka akan dimulai pada 27-29 Maret 2026 mendatang. Para pembalap akan kembali bersaing di atas lintasan untuk menjadi yang tercepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....