Pembalap Aldi Satya Mahendra jadi Korban Tabrak Lari, Diduga Alami Retak Tangan

  • 18 Mar 2026 13:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pembalap Aldi Satya Mahendra jadi korban kecelakaan.
  • Aldi mengalami retak tangan dampak tabrak lari yang berujung pengeroyokan.
  • Cederanya berpotensi menghambat persiapannya untuk balapan di ajang WorldSSP di Portugal.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia balap. Pembalap Indonesia, Aldi Satya Mahendra, dilaporkan menjadi korban insiden tabrak lari yang terjadi di Yogyakarta pada Rabu pagi, 18 Maret 2026.

Peristiwa ini pertama kali mencuat dari unggahan akun media sosial @merapi_uncover yang melaporkan kecelakaan di kawasan perempatan Pingit, Yogyakarta, sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam laporan tersebut, insiden bermula dari senggolan antara korban dengan kendaraan lain yang kemudian berujung pada aksi tabrak lari.

Aldi dikabarkan sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga berhenti di wilayah Bangirejo. Namun situasi berubah ketika sejumlah orang yang diduga rekan pelaku datang ke lokasi, sehingga Aldi tidak dapat berbuat banyak dan malah mengalami tindakan kekerasan.

Akibat kejadian tersebut, Aldi mengalami cedera pada bagian tangan. Ia bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk tindakan jahitan pada luka yang cukup serius.

Informasi tersebut diperkuat dari sang kakak, Galang Hendra Pratama yang menulis komentar pada salah satu unggahan Instagram yang melaporkan insiden itu. "Info min, terkini tulang retak. Padahal 2 minggu lagi harus balapan di Portugal," kata Galang dalam komentar tersebut.

Insiden ini tentu menjadi pukulan bagi Aldi yang dijadwalkan akan tampil dalam balapan WorldSSP 2026 di Portugal 27-29 Maret mendatang. Cedera yang dialami berpotensi mengganggu persiapannya, mengingat ajang tersebut merupakan bagian penting dalam kalender kompetisi internasional yang diikutinya.

Hingga kini, pelaku tabrak lari dilaporkan masih belum teridentifikasi. Pihak keluarga dan rekan korban pun berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut dapat segera melapor kepada pihak berwajib agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....