FIA Hapus Aturan Dua Kali Pit Stop di Monako
- 01 Mar 2026 13:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Federasi Otomobil Internasional (FIA) menghapus aturan wajib dua kali pit stop di F1 GP Monako mulai musim 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap penerapan aturan tersebut di musim sebelumnya.
Aturan wajib dua kali pit stop awalnya diperkenalkan khusus untuk GP Monako 2025 yang bertujuan untuk menambah keseruan balapan. Regulasi itu mewajibkan setiap pembalap menggunakan tiga set kompon ban berbeda, sehingga pembalap minimal harus masuk pit dua kali selama balapan.
FIA awalnya berharap strategi tambahan tersebut bisa membuat balapan lebih menarik di sirkuit jalan raya Monte Carlo yang terkenal sempit. Namun, dalam praktiknya, aturan tersebut malah memunculkan kontroversi karena beberapa tim terlihat memanfaatkan celah regulasi.
Mereka mencoba memperlambat mobil salah satu driver demi membantu rekan setim mendapatkan pit stop “gratis” tanpa kehilangan posisi. Selain itu minimnya peluang menyalip selama balapan masih membuat balapan GP Monako masih terasa "membosankan".
Williams dan Racing Bulls sempat dinilai melancarkan aksi manipulasi balapan tersebut. Namun, Carlos Sainz mengaku tidak puas dengan hal itu.
"Ini menunjukkan perubahan dua pit stop tidak ada apa-apanya di Monako. Orang-orang masih akan melakukan apa yang kami lakukan, memanipulasi hasil akhir dengan gaya mengemudi mereka," ujarnya.
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen bahkan sempat melontarkan kritik dengan nada sarkastik. Max menyamakan balapan Monako seperti permainan video gim Mario Kart yang kesannya hanya main-main.
Akhirnya, aturan dua kali pit stop tidak benar-benar berpengaruh pada jalannya balapan. Posisi start sering kali masih jadi penentu posisi dan hasil akhir balapan, bukan dari aksi salip-menyalip antar mobil.
Setelah mendapat berbagai masukan dari tim dan stakeholder F1, FIA akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan aturan khusus tersebut. Regulasi pit stop di GP Monako kini kembali mengikuti aturan standar F1 seperti seri lainnya.
Selain itu, regulasi teknis 2026 yang akan membuat mobil F1 lebih kecil dan ringan dianggap sebagai harapan baru. Pengurangan ukuran serta bobot minimum yang lebih rendah dianggap bisa membantu mobil-mobil F1 lebih lincah di sirkuit jalan raya Monako nanti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....