Penyemprotan Oli Plastik ke Kolong Mobil Bikin Cepat Getas?

  • 15 Apr 2025 14:02 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Membersihkan kolong mobil merupakan salah satu cara merawat kendaraan agar tetap awet dan nyaman dikendarai. Namun, belakangan ini muncul praktik mencuci kolong mobil dengan oli plastik—sejenis oli bekas yang berwarna kehitaman dan kental—yang diklaim bisa melindungi bagian bawah mobil dari karat dan kotoran. Tapi, benarkah cara ini aman? Atau justru bisa merusak komponen tertentu, seperti karet kaki-kaki mobil?

Oli plastik adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut oli bekas pembakaran atau oli hitam sisa pemakaian. Oli ini biasanya sudah mengalami penurunan kualitas, penuh dengan endapan, logam mikro, dan bahan kimia hasil pembakaran mesin. Meski tidak direkomendasikan untuk pelumasan mesin lagi, oli ini sering dimanfaatkan oleh sebagian bengkel atau pencuci mobil sebagai pelapis bagian kolong mobil.

Oli plastik diklaim bisa melindungi permukaan logam dari air dan lumpur karena sifatnya yang lengket dan tahan terhadap air. Saat dioleskan ke kolong mobil, oli ini membentuk lapisan pelindung yang dipercaya bisa mencegah karat, terutama jika mobil sering melewati jalanan basah atau berlumpur. Namun, di balik manfaat proteksi tersebut, muncul kekhawatiran soal efek jangka panjangnya terhadap komponen karet, terutama pada bagian kaki-kaki mobil seperti bushing, seal, dan mounting.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil meluruskan bahwa tidak ada hubungannya antara oli plastik dan karet kaki-kaki mobil. Karet di kaki-kaki mobil telah di desain untuk digunakan dalam beberapa periode waktu tertentu, karet di kaki-kaki mobil akan selalu menguap dan menjadi kering. Sifat karet yang akan menguap dan mengering ini lah yang akan membuat karet menjadi getas atau pecah.

Jika hanya mengenai bagian logam atau sasis, penggunaan oli plastik bisa jadi masih dimaklumi, meskipun tetap tidak disarankan karena kandungan limbahnya. Namun Jika ingin menjaga kolong mobil tetap bersih dan terlindungi, berikut beberapa alternatif yang lebih aman antara lain:

  1. Menggunakan undercoat khusus anti karat, produk ini memang dirancang untuk melindungi bagian bawah mobil tanpa merusak karet atau komponen lain.

  2. Melakukan pencucian kolong mobil secara rutin dengan air bertekanan, membersihkan lumpur dan kotoran secara berkala bisa menghindarkan karat tanpa perlu bahan tambahan.

  3. Melakukan pemeriksaan komponen kaki-kaki mobil secara berkala, pemeriksaan rutin bisa mendeteksi kerusakan lebih dini sebelum berdampak parah.

(Ihsan Ramadhana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....