AC Cleaner Foam Bikin Lendir di Evaporator AC Mobil?

  • 20 Feb 2025 11:43 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Banyak pemilik mobil menggunakan AC cleaner foam sebagai solusi praktis untuk membersihkan sistem pendingin udara mereka. Produk ini diklaim dapat menghilangkan debu, kotoran, dan bau tak sedap dari evaporator. Namun, ada kekhawatiran bahwa penggunaan AC cleaner foam justru bisa menyebabkan timbulnya lendir di evaporator.

Apakah hal ini benar? Mari kita ulas lebih dalam. AC cleaner foam bekerja dengan cara menyemprotkan busa pembersih langsung ke evaporator melalui ventilasi atau melalui lubang drainase AC. Busa ini kemudian mengikat kotoran dan mencair setelah beberapa saat, membawa serta partikel debu dan kotoran yang menempel di evaporator. Cairan hasil pembersihan ini seharusnya mengalir keluar melalui saluran pembuangan AC.

Pada beberapa kasus, pengguna melaporkan adanya lendir atau lapisan lengket setelah menggunakan AC cleaner foam. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, antara lain:

1. Busa tidak terbilas dengan baik, Jika cairan pembersih tidak sepenuhnya keluar melalui saluran drainase, sisa busa yang mengering bisa meninggalkan residu yang lengket dan menarik kotoran.

2. Komposisi chemical yang kurang tepat, Beberapa produk mungkin mengandung bahan yang, ketika bercampur dengan kotoran dan kelembaban, dapat membentuk lapisan lendir.

3. Saluran drainase tersumbat, Jika saluran drainase tersumbat, cairan sisa pembersih tidak dapat keluar dengan sempurna dan bisa mengendap di evaporator, menciptakan kondisi lembap yang mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri.

4. Penggunaan yang tidak sesuai, Menggunakan AC cleaner foam tanpa mengikuti petunjuk dengan benar dapat menyebabkan busa menumpuk di dalam sistem tanpa sempat sepenuhnya mengalir keluar.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa lendir di evaporator terjadi karena evaporator AC basah lalu terkena debu-debu yang menempel. AC cleaner memiliki fungsi untuk menghilangkan lendir tersebut.

Penggunaan AC cleaner foam yang langsung disemprotkan ke kisi-kisi atau rongga AC memang benar itu dapat menarik debu-debu yang ada di dalam kisi AC. Namun dengan metode tersebut kita tidak dapat memastikan bahwa sisa-sisa sabun yang mencair itu akan menetes kemana saja, apabila tetesan air sabun tersebut menetes ke sela-sela sambungan kelistrikan atau bahkan hingga menetes ke ECU maka ada kemungkinan akan terjadi konslet dan pemilik harus melakukan perbaikan yang cukup mahal.

Apabila ingin membersihkan evaporator lebih disarankan dengan menggunakan chemical khusus yang langsung disemprotkan ke dalam evaporator AC nya sehingga kotoran atau lendir-lendir akan langsung rontok dan menetes pada saluran pembuangan bawah. Karena membersihkan debu-debu di kisi AC perlu dilakukan juga, tetapi memang tidak terlalu memberi efek yang signifikan.

(Ihsan Ramadhana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....