Muharram, Bulan Hijrah Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah
- 20 Mei 2024 17:34 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Berhubung saat ini Awwal Muharam, bulan yang dimaknai oleh Umat Muslim sebagai Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah. Muharram juga merupakan Bulan Pertama pada Kalender Hijriyah.
Pada bulan ini Nabi Muhammad SAW melakukan Hijrah dari Mekkah ke Madinah. Bulan Muharram memiliki makna penting yang kemudian dicatat dalam sejarah kenabian.
Berazamlah sebaiknya agar kita mampu untuk selalu mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW. "Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah". (surah Al Ahzab : 21)
Beruntungnya menjadi umat Islam ini, bukan sekadar peraturan dan manual kehidupan diturunkan di dalam Al-Quran. Bahkan Allah menghadirkan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan untuk kita contohi.
Akhlak beliau adalah Al-Qur'an, sebagaimana ditegaskan oleh Aisyah ra. Ketika ia ditanya tentang akhlak Rasul SAW, maka ia menjawab, “Akhlak beliau adalah al-Qur’an.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).
Kepribadian Nabi SAW yang Agung ini, merupakan amalan atau praktik ajaran Al-Quran yang wajib kita contoh. Sepanjang hidupnya, Nabi SAW adalah orang yang paling jujur.
Apa yang dikatakannya adalah kebenaran. Beliau tidak pernah berdusta, baik saat sungguhan maupun bergurau. Beliau memerintahkan umatnya untuk berkata benar (jujur) dan mengecam perbuatan dusta dengan sabdanya:
“Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan, dan kebaikan itu membawa kepada surga. Sesungguhnya orang yang suka berlaku jujur akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan, dan kejahatan itu akan membawa kepada neraka. Sesungguhnya orang suka berlaku dusta akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Seawal sebelum subuh sehingga malam hingga dinihari, telah dirakamkan sunnah-sunnah dan amalan yang telah baginda Rasulullah SAW amalkan untuk kita teladani.
Perilaku dan kebiasaan Rasulullah sehari-hari adalah Nabi Muhammad SAW selalu menerima orang dengan sopan dan menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Nabi Muhammad SAW selalu menjadi orang pertama yang menyapa.
Baginda tidak akan menarik tangannya dari jabat tangan sampai orang itu menarik tangannya, Subhanallah. Nabi Muhammad SAW akan berdiri apabila pembesar datang kepadanya.
Beliau menghindari duduk di tempat yang menonjol dalam sebuah pertemuan. Masha Allah, Beliau membiasakan diri mengunjungi orang sakit yang paling miskin dan menasihati semua Muslim melakukan hal yang sama.
Tidak ada kerja rumah yang terlalu rendah dan tidak bermaruah bagi Nabi Muhammad SAW. Sementara kita saat ini berlomba-lomba membangun rumah semewah mungkin dan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai ajang pamer (flexing) yang semakin populer saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....