Dipimpin Johny Lumintang, POR Maesa Diyakini Lebih Baik

  • 17 Okt 2022 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Mantan Menteri Perhubungan, Letjen TNI (Purn) Evert Erenst Mangindaan mendukung Pengurus Besar Persatuan Olah Raga Maesa (PB POR) Maesa Indonesia pimpinan Letjen (Purn) Johny Lumintang. Di tangan Lumintang, organisasi tersebut diyakini bakal berkembang lebih baik.

Mangindaan turut menghadiri acara pelantikan PB POR Maesa Indonesia Masa Bakti 2022-2027 di Jakarta bersama sejumlah tokoh Sulawesi Utara lainnya. Dia berharap PB POR Maesa Indonesia ke depan menjalankan organisasi dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan di atas segala kepentingan.

“Dari saya, disiplin adalah napasku. Prestasi adalah tekadku. Jadi disiplin harus ada di POR Maesa. Prestasi harus dikejar. Tapi bagi POR Maesa persatuan dan kesatuan di atas segala-galanya,” tegas Mangindaan dalam keterangan, Senin (17/10/2022).

Adapun Johny bertekad untuk membawa POR Maesa menorehkan prestasi di berbagai cabang olahraga. Karena itu dia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja bersama- sama, dan tidak mencari keuntungan.

“Makanya dari awal saya bilang, kalau ada pengurus masuk ke POR Maesa mau cari duit berhenti saja. Termasuk ketua umum. Yang ada kita semua adalah pekerjaan kemanusiaan,” kata Johny yang berulangkali berpesan pada pengurus agar bekerja berdasarkan kekeluargaan dan kasih, karena itu mengalahkan segalanya.

Karena itu, dia mengajak semua harus bersatu dan membuat Maesa maju dan dikenal bukan hanya di Indonesia tapi juga di kancah olahraga internasional. “Jadi bukan paling, tapi mari torang saling bakubantu,” ujar Johny.

Setelah dilantik, POR Maesa segera menyiapkan berbagai program kerja melanjutkan pembinaan atlet yunior diberbagai cabang olahraga melalui Organisi Induk Cabang Olahraga (OICO), untuk melahirkan atlet-atlet Maesa yang bisa tampil di even nasional dan internasional.

“Sebut saja Ronny Paslah, kiper sepakbola legendaris Indonesia asal Maesa Medan, yang juga pemain tenis nasional ketika remaja. Lany Kaligis, atlet tenis Maesa Bandung yang mencapai semifinalis Kejuaraan Tenis Dunia Wimbledon Inggris, sekaligus peraih medali emas Asian Games 1966 di sektor ganda berpasangan dengan Lita Sugiarto,” kata Sekjen POR Maesa, Nico Sompotan.

Ia juga mencontohkan, atlet putri Maesa lainnya seperti Yolanda Soemarno, Waya Walalangi, dan Irawati Moerid. Adapun atlet putra, mulai dar era Wailan Walalangi, Adrian Raturandang, dan kini Christopher Rungkat. Sementara di cabang olahraga Bridge, ada Yapi Sakul, Frans Waleleng, dan masih banyak lagi atlet hebat diberbagai cabang olahraga.

Ke depan, POR Maesa juga akan berfokus di cabang olahraga individual seperti Atletik, Tinju, Golf, Tenis, Bridge. Sebab, di cabang individual peluang cukup besar, seperti yang ditorehkan atlet Sulut yang menyabet salah satu nomor bergengsi di kejuaraan Aletik Asia.

“Tentu saja, pembinaan OICO lain nya, Sepak Bola, Tinju, dan lain-lain, akan terus dilakukan pembinaan berkelanjutan,” tandas Nico.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....