Sebanyak 78 Atlet dari 19 Negara Ikuti Kejuaraan Selam Dunia di Bali
- 07 Okt 2026 06:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 78 atlet selam dari 19 negara mengikuti 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video di Desa Pemuteran, Buleleng, Bali
- Para peserta bersaing dalam tujuh kategori foto dan tiga kategori video dengan lokasi penyelaman di Biorock, Agung Prana Reef, Napoleon Reef, dan Bio Wreck
- PB POSSI menyebut kejuaraan dunia di Pemuteran memberikan pengalaman berbeda karena peserta juga diperkenalkan dengan seni, budaya, dan kearifan lokal khas Bali
RRI.CO.ID, Buleleng – Sebanyak 78 atlet selam dari 19 negara mengikuti 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video. Kejuaraan tersebut dibuka di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin, 5 Oktober 2026.
Kejuaraan dunia tersebut digelar Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI). PB POSSI merupakan bagian dari federasi selam dunia, Confédération Mondiale des Activités Subaquatiques (CMAS).
Pembukaan dilakukan Direktur Komisi Visual CMAS, Kerim Sabuncuoglu, dan dihadiri Ketua Umum PB POSSI, Komjen Pol Makhruzi Rahman. Hadir pula Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta delegasi CMAS.
Para peserta bersaing menjadi yang terbaik dalam 10 kategori, terdiri atas tujuh kategori foto dan tiga kategori video. Hal tersebut disampaikan PB POSSI melalui keterangan tertulis, Selasa, 6 Oktober 2026.
Tujuh kategori foto meliputi Fish, Theme, Close-Up, dan Wide Angle tanpa penyelam. Kategori lainnya yakni Wide Angle dengan penyelam, Creative, dan Smart Device.
Sementara itu, kategori video terdiri atas tiga jenis perlombaan. Ketiganya yakni Creative Movie, Theme Movie, dan 60 Second Video.
Para atlet akan menyelam di sejumlah lokasi untuk mengabadikan objek bawah laut kawasan Pemuteran. Lokasi tersebut meliputi Kawasan Biorock, Konservasi Agung Prana Reef, Napoleon Reef, dan Bio Wreck.
Kejuaraan dunia tersebut mempertemukan atlet selam terbaik dari berbagai negara. Para atlet akan mengeksplorasi keindahan bawah laut Bali melalui karya fotografi dan videografi.
Makhruzi mengatakan penyelenggaraan kejuaraan dunia di Pemuteran memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta. Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar perlombaan foto dan video bawah laut.
“Para peserta akan merasakan pengalaman berbeda dengan penyelenggaraan di negara lain,” ujar Makhruzi. Mereka juga akan menikmati pagelaran seni, kebudayaan, dan kearifan lokal khas Bali.
Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya PB POSSI memperkenalkan potensi olahraga selam Indonesia. Kegiatan itu sekaligus memperkenalkan kekayaan bawah laut Indonesia kepada komunitas selam dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....