Djokovic Juara China Open 2026, De Minaur Mundur karena Cedera
- 06 Okt 2026 22:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Novak Djokovic meraih gelar China Open ketujuhnya setelah Alex de Minaur mundur akibat cedera pada awal set kedua.
- Gelar Beijing menjadi trofi level tur ke-102 sepanjang karier Djokovic, hanya terpaut satu gelar dari Roger Federer yang mengoleksi 103 trofi.
- Djokovic kini menempati posisi kesembilan PIF ATP Live Race To Turin.
RRI.CO.ID, Beijing – Novak Djokovic meraih gelar China Open setelah Alex de Minaur mundur pada awal set kedua partai final. Djokovic memenangi set pertama 7-6(3) sebelum De Minaur tidak mampu melanjutkan pertandingan karena cedera pangkal paha.
Laga pamungkas tersebut berlangsung di Diamond Court, National Tennis Center, Beijing, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama hingga harus ditentukan lewat tie-break.
De Minaur beberapa kali memanfaatkan kecepatan pergerakannya untuk memberikan tekanan kepada Djokovic. Namun, Djokovic mampu mengeluarkan pukulan terbaik ketika menghadapi situasi penting sepanjang pertandingan.
Djokovic menyelamatkan break point pada kedudukan 2-2 melalui backhand passing winner yang mendapat sambutan meriah penonton. Ia kemudian tampil solid dalam tie-break dan mengamankan set pertama dengan skor 7-6(3).
De Minaur sempat meminta perawatan medis setelah kedua pemain menjalani medical timeout. Petenis Australia itu kembali ke lapangan dan memenangi gim pembuka set kedua sebelum memutuskan untuk mundur.
Kemenangan ini menjadi gelar ketujuh Djokovic di Beijing, sekaligus trofi level tur ke-102 sepanjang kariernya. Catatan tersebut membuatnya hanya terpaut satu gelar dari Roger Federer yang mengoleksi 103 trofi.
Djokovic juga memperpanjang rekor sempurnanya di China Open menjadi 34 kemenangan tanpa kekalahan. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu kembali tampil di Beijing untuk pertama kalinya sejak 2015.
“Saya sudah 11 tahun tidak bermain di sini. Saya selalu memiliki ekspektasi tinggi dan membayangkan diri saya mengangkat trofi, terutama di Beijing,” kata Djokovic dalam seremoni penyerahan trofi.
Petenis Serbia itu mengaku musim ini menjadi periode yang cukup berat karena berbagai masalah fisik dan kesehatan. Namun, ia menilai performanya di Beijing membuktikan kemampuannya bersaing pada level tertinggi.
Gelar tersebut juga melengkapi capaian Djokovic yang selalu memenangkan trofi dalam 21 musim beruntun. Prestasi tersebut sekaligus memperbesar peluangnya untuk kembali tampil di Nitto ATP Finals tahun ini.
Djokovic kini naik enam posisi ke peringkat kesembilan PIF ATP Live Race To Turin. Ia unggul 140 poin atas De Minaur yang menempati posisi kesepuluh klasemen sementara.
“Saya ingin merayakannya karena ini salah satu pekan terbaik saya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, De Minaur mundur pada awal set kedua sehingga rasanya tidak tepat untuk terlalu bergembira,” kata Djokovic.
Sementara itu, De Minaur meminta maaf kepada penonton karena tidak dapat menyelesaikan pertandingan final tersebut. “Saya tidak ingin mengakhiri pertandingan seperti ini, jadi saya benar-benar meminta maaf,” kata De Minaur.
Ia juga berterima kasih kepada timnya yang selalu mendukungnya selama ini, serta berharap dapat kembali lebih baik. “Pekan ini berjalan sangat baik, dan saya yakin masih banyak hal positif yang akan datang,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....