Kejurda Catur DKI Jadi Ajang Seleksi menuju Kejurnas 2026

  • 04 Okt 2026 00:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • DKI Jakarta berstatus juara bertahan Kejurnas dengan raihan enam emas, dua perak, dan enam perunggu pada 2025
  • Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar 3–4 Oktober 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta
  • Sebanyak 420 pecatur mengikuti kejuaraan dengan total hadiah Rp100 juta
  • WGM Laysa Latifah dihadirkan untuk memberikan motivasi kepada pecatur muda Jakarta.

RRI.CO.ID,Jakarta - Percasi DKI Jakarta menggelar Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta. Kejuaraan tersebut berlangsung Sabtu hingga Minggu, 3–4 Oktober 2026, menghadirkan ratusan pecatur dari berbagai kelompok usia di Jakarta.

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Women Grandmaster terbaru Indonesia sekaligus atlet catur DKI Jakarta, Laysa Latifah, sebagai tamu. Laysa meraih gelar WGM ketika mengikuti Olimpiade Catur 2026 di Uzbekistan pada bulan lalu dengan hasil membanggakan.

Ketua Percasi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menghadirkan Laysa untuk memberikan motivasi kepada seluruh atlet muda peserta Kejurda tahun ini. Kenneth berharap para pecatur muda Jakarta dapat mengikuti jejak Laysa dengan meraih gelar Grandmaster bagi Indonesia.

Kenneth juga memberikan apresiasi kepada Laysa atas keberhasilannya meraih titel Woman Grandmaster pada Olimpiade Catur 2026 di Uzbekistan. Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta tersebut mendapatkan bonus uang pembinaan Rp50 juta dari Percasi DKI Jakarta atas prestasinya tersebut.

“Saya sangat berbahagia karena satu atlet DKI Jakarta berhasil meraih gelar Woman Grandmaster pada Olimpiade Catur Uzbekistan. Saya menghadirkan Laysa kepada seluruh peserta sebagai motivasi dan memberikan hadiah pembinaan sebesar Rp50 juta atas prestasinya tersebut hari ini," ujarpria yang juga merupakan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Ketua Percasi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth(kiri) saat memberikan bonus kepada Women Grand Master Indonesia yang juga atlet catur DKI Jakarta Laysa Latifah (Foto: Percasi DKI Jakarta)

Kenneth berharap bonus tersebut mampu memberikan motivasi kepada atlet catur Jakarta lainnya untuk mengejar gelar Grandmaster nantinya. Ia sebelumnya berjanji kepada Gubernur Pramono Anung untuk membantu melahirkan empat pecatur bergelar Grandmaster dari Jakarta pada masa kepengurusannya.

“Saya pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung untuk bisa melahirkan empat Grandmaster dari Jakarta. Sekarang sudah tercapai satu, semoga atlet lainnya bisa termotivasi untuk menyusul Laysa meraih gelar Grandmaster bagi Jakarta pada masa mendatang," kata Kenneth saat pembukaan.

Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 diikuti sebanyak 420 pecatur mulai kelompok anak-anak hingga dewasa pada penyelenggaraan tahun ini. Kompetisi tersebut menyediakan total hadiah Rp100 juta bagi peserta yang berhasil mencatatkan prestasi terbaik dalam setiap kategori yang dipertandingkan.

Percasi DKI menggelar Kejurda untuk menyeleksi atlet yang akan mewakili Jakarta dalam Kejurnas Catur ke-51 tahun 2026 di Banten. Kejurnas tersebut berlangsung pada 23–29 Oktober 2026 dengan mempertemukan para pecatur terbaik berbagai daerah di seluruh Indonesia.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

“Kejurda merupakan agenda kejuaraan rutin dan tahun ini diarahkan untuk menghadapi Kejurnas Catur pada akhir Oktober. Pemenang akan mendapatkan tiket mengikuti Kejurnas, tetapi atlet terpilih harus memiliki KTP Jakarta atau berdomisili di Jakarta saat ini juga," kata Kenneth

DKI Jakarta menyandang status juara bertahan setelah menjadi juara umum Kejurnas Catur ke-50 di Mamuju pada tahun 2025 lalu. Kontingen Jakarta ketika itu berhasil mengumpulkan enam medali emas, dua perak, serta enam perunggu dari berbagai kategori.

Pembukaan Kejurda turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah yang memberikan dukungan kepada para atlet. Andri berharap ajang tersebut dapat melahirkan Grandmaster baru dari Jakarta yang mampu mengikuti pencapaian Laysa pada tingkat internasional.

“Insyaallah melalui ajang ini akan lahir pecatur andal yang mampu meraih predikat Grandmaster seperti Laysa. Semakin banyak pertandingan digelar, semakin terbuka peluang mendapatkan atlet berprestasi dan membuat catur DKI Jakarta terus bersinar pada masa mendatang," kata Andri Yansyah saat pembukaan.

Sementara itu, Laysa menyampaikan terima kasih kepada Percasi DKI Jakarta atas perhatian dan dukungan selama perjuangannya meraih titel WGM. Ia mengaku tidak menyangka mendapatkan bonus tambahan setelah berbagai dukungan untuk mengikuti pertandingan catur di luar negeri.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kenneth karena mungkin ini pertama kalinya saya mendapatkan bonus tersebut. Beliau memberikan banyak dukungan ketika saya bertanding di luar negeri, baik secara finansial maupun dukungan mental selama perjuangan saya tersebut," ucap Laysa yang bersyukur punya pemimpin seperti Pak.Kenneth.





google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....