Gagal di Final Panjat Tebing Asian Games 2026, Aditya Tri Syahria Petik Pelajaran
- 02 Okt 2026 13:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria tetap semangat meski belum meraih hasil maksimal di Asian Games 2026. Pada partai final nomor speed putra, atlet asal Jawa Tengah itu dinyatakan false start di laga penentu.
- Aditya sebelumnya mencatat rekor Asian Games 4,62 detik di kualifikasi speed putra sebelum terkena false start di final.
RRI.CO.ID, Nagoya – Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria tetap semangat meski belum meraih hasil maksimal di Asian Games 2026. Pada partai final nomor speed putra, atlet asal Jawa Tengah itu dinyatakan false start di laga penentu.
Aditya sebelumnya sempat mencetak rekor Asian Games 4,62 detik di kualifikasi, Rabu, 30 September 2026. Namun langkahnya meraih medali di final speed putra harus terhenti karena melakukan false start, sehingga tidak masuk hitungan.
Meski tak mampu membendung air mata usai laga penentu, Aditya memilih untuk mengambil pelajaran berharga dari insiden tersebut. Aditya mengakui bahwa insiden di partai pamungkas ini menjadi bahan evaluasi besar.
“Saya pikir saya sudah berusaha tenang, percaya diri, yakin, tapi hasilnya sepersekian detik saya false start. Ini pelajaran berharga bagi saya untuk ke depan bisa jadi lebih baik lagi, dan terutama pengelolaan diri,” ujar Aditya saat ditemui usai pertandingan di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Kamis 1 Oktober 2026.
Dukungan juga datang dari rekan satu timnya, Veddriq Leonardo. Menurut Veddriq, persaingan di level Asia kini sangat ketat sehingga margin kesalahan menjadi sangat tipis.
Dia menegaskan bahwa persiapan serta catatan waktu latihan Aditya dan tim sejatinya sudah berada di level terbaik. “Persaingan sekarang sudah sangat merata di level Asia,” ujar Veddriq.
“Nomor speed ini banyak faktor dan variabel yang menentukan. Proses latihan kami sudah maksimal, beberapa kali mencatatkan waktu terbaik, namun di final memang belum rezeki,” katanya.
Kendati harus menerima kenyataan pahit di Nagoya, Aditya menegaskan kegagalan ini tidak memadamkan motivasinya. Dia berkomitmen menjadikan pengalaman ini sebagai lecutan besar untuk menatap ajang-ajang bergengsi berikutnya, khususnya perburuan tiket menuju Olimpiade.
“Tentu ini bakal jadi lecutan buat saya ke depan, untuk tahun depan. Setelah Asian Games ini beres, fokus baru kita adalah Olimpiade,” kata Aditya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....