Empat Atlet Panjat Tebing Lolos ke Putaran Final, Aditya Cetak Rekor Asian Games
- 30 Sep 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Empat atlet panjat tebing Indonesia (Aditya Tri Syahria, Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma) berhasil lolos ke putaran final nomor speed empat jalur Asian Games 2026 di Nagoya.
- Aditya Tri Syahria memecahkan rekor Asian Games dengan mencatat waktu 4,62 detik pada babak kualifikasi panjat tebing speed.
- Keempat atlet akan melanjutkan perjuangan mereka di babak final untuk merebut medali di Asian Games 2026.
RRI.CO.ID, Nagoya – Empat atlet panjat tebing Indonesia memastikan tiket putaran final nomor speed empat jalur Asian Games 2026, Rabu, 30 September 2026. Aditya Tri Syahria turut mencetak rekor Asian Games setelah membukukan waktu 4,62 detik pada babak kualifikasi.
Empat atlet tersebut yakni Aditya Tri Syahria, Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma. Mereka berhasil melewati babak kualifikasi masing-masing untuk melanjutkan perjuangan menuju perebutan medali.
Pada kualifikasi putra, Aditya menempati peringkat pertama sekaligus mencetak rekor Asian Games dengan waktu 4,62 detik. Sementara, Veddriq berada di peringkat kelima setelah mencatatkan waktu 4,78 detik.
Rekor Asian Games sebelumnya dipegang Veddriq dengan catatan waktu 4,95 detik di Guangzhou, Tiongkok. Aditya dan Veddriq selanjutnya akan memulai putaran final dari babak perempat final, Kamis, 1 Oktober 2026.
Sebanyak 16 atlet akan dibagi ke dalam empat kelompok atau heat untuk memperebutkan tiket semifinal. Aditya berada di heat pertama, sedangkan Veddriq menempati heat kedua.
Aditya akan menghadapi Jinyong Jo dari Korea Selatan, Shuto Fujino dari Jepang, dan Chi Fung Au dari Hong Kong. Sementara, Veddriq bersaing melawan Amir Maimuratov, Damir Toktarov, dan Ezell Qing Wei Low.
Pada sektor putri, Desak Made dan Berthdigna lebih dahulu memastikan tempat pada putaran final, Selasa, 29 September 2026. Desak menempati peringkat ketiga dengan waktu terbaik 6,29 detik dari empat kali pemanjatan.
Sementara, Berthdigna menempati peringkat kelima setelah membukukan catatan waktu terbaik 6,49 detik. Posisi pertama ditempati Lijuan Deng dari Tiongkok dengan waktu 6,23 detik sekaligus mencetak rekor Asian Games.
Atlet Korea Selatan Jimin Jeong berada di peringkat kedua setelah mencatatkan waktu 6,25 detik. Sebanyak 16 atlet putri kemudian berhak melanjutkan persaingan menuju babak berikutnya.
Pada perempat final, Berthdigna berada di heat kedua bersama Eilin Tan, Yafei Zhou, dan Adeliya Utesheva. Sementara, Desak menempati heat keempat bersama Tamara Ulzhabayeva, Hanareum Sung, dan Jeanette Frances Koh.
Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenni Wahid mengapresiasi perjuangan seluruh atlet Indonesia. Menurutnya, atlet speed putra maupun putri mampu menunjukkan kekuatan dengan menghasilkan catatan waktu yang kompetitif.
“Kita berharap, pada final speed putri malam ini, kita bisa mendapatkan medali. Mudah-mudahan kita bisa mendapat medali emas,” ujar Yenni dalam keterangannya dikutip, Rabu, 30 September 2026.
Mengenai rekor Aditya, Yenni mengaku kagum terhadap kemampuan yang diperlihatkan para atlet muda Indonesia. Menurutnya, panjat tebing Indonesia memiliki persediaan atlet berbakat dari kelompok senior maupun junior.
“Kita punya banyak stok baik senior yang salah satunya tampil dan dapat medali Olimpiade. Junior juga memiliki catatan waktu yang melebihi atlet senior,” katanya.
Yenni berharap seluruh atlet yang telah memastikan tempat di putaran final mampu memberikan penampilan terbaik. Ia juga berharap setiap atlet memiliki kesempatan membawa pulang medali untuk Indonesia.
Selain nomor speed empat jalur, semifinal boulder putra juga telah berlangsung dalam rangkaian pertandingan panjat tebing. Namun, Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan gagal melanjutkan perjuangan menuju babak berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....